aku sampai padamu, malin dengan sepenuh degup yang tak bisa disembunyikan tali-temali, pecahan kapal yang sepenuhnya palsu. juga dirimu, tak berarti apa-apa sejarah perlu penanda, yang abadi butuh bukti. aku datang padamu, malin dengan rusuh hati tak terkendali. kau terjepit di antara berisik pariwisata telungkup sendirian sebagai pendosa yang terus dikutuk setiap penziarah mengabadikanmu da…
Menua dengan Gembira merupakan buku kumpulan esai pertama Andina Dwifatma. Ia menyebut esai-esainya dalam buku ini sebagai kumpulan rasan-rasan tentang kehidupan warga pinggiran kota. Tinggal di pinggiran Jakarta selama lima belas tahun memaparkan Andina pada banyak persoalan. Mulai dari perkara-perkara yang terjadi di sekitar kompleks tempat tinggalnya hingga masalah transportasi umum yang mem…
Dalam kunjungannya ke Harigaura untuk menghadiri diskusi rencana proyek penggalian sumber daya bawah laut, Profesor Yukawa Manabu menyaksikan panasnya perdebatan di antara warga lokal. Sementara sebagian pihak mendukung rencana itu demi menghidupkan kembali perekonomian, pihak lain mati-matian menentang karena ingin menjaga kelestarian alam. Namun, bukan hanya proyek tersebut yang meresahkan ko…
Sekelompok lansia melakukan petualangan penutup di hari terakhir Istana Boneka beroperasi.
Selama 32 tahun berkuasa, Order Baru telah mengorganisasikan semua lini kehidupan orang Indonesia, dari politik, sosial ekonomi, pendidikan, kebudayaan, juga bentuk keluarga yang baik.