Gara-gara terjatuh, gigi depan Ziya jadi goyang. Mau tidak mau, Ziya harus periksa ke dokter gigi. Walaupun teman-teman bilang bahwa dokter gigi itu seram, Ziya tetap memberanikan diri pergi ke dokter gigi. Siapa sangka, ternyata Ziya malah dapat kejutan dari dokter gigi.
Namanya Toko Buku Abadi, di sana hanya menjual buku-buku bagus yang sudah dikurasi pemiliknya, sepasang suami istri yang sudah senja. Toko buku itu terletak di depan sebuah rumah besar di tepi sebuah kota kecil. Rumah peninggalan zaman kolonial, berdiri kokoh, tetapi diam-diam menyimpan banyak cerita tragis. Lalu, sebentar saja, Toko Buku Abadi pun disinggahi oleh para bibliophile, omnilegen…
Selalu mengangkap hantu bersama Meng ternyata enggak membuat Mia takut untuk suatu waktu meninggalkan Meng.Neko teman Mia yang alergi kucing ingin menangkap hantu bersama Mia. Makanya Mia pergi tanpa Meng. Tapi, ada yang aneh dengan Neko. Neko membawa Mia ke satu kelas, dan mereka terjebak!
Putri Vania terlihat segar dan energik. Itu karena ia rajin berolahraga. Tak seperti Putri Vania. Putri Ica sangat malas berolahraga. Kegemarannya makan dan tidur. Namun, sepulang dari menjenguk Paman Bobi yang sakit, Putri Ica jadi semangat berolahraga. Ada apa, ya, dengan Putri Ica? Apa ia sudah tahu akibat dari malas berolahraga? Ikuti ceritanya, yuk!
Di Hindia Belanda, seorang perempuan peranakan menulis surat kepada lelaki Indo. Surat itu berisi penentangannya soal diskriminasi ras dan peredaran opium di era 1930-an. Di sebuah kedai bandar, perkelahian antarpendatang tidak terbendung. Kedai itu pun menjadi saksi ketika para kasim Tiongkok datang menyebarkan agama Islam. Di sebuah kampung, penduduknya doyan mengadu sapi. Lambat laun, unt…