Whether you’re already in the quarter-life crisis or still waiting for the time to come, the pieces inside this book can give a glimpse of what it feels like. It is being a baby and wondering if you’re gonna be someone’s baby. It is having cute crushes and seeing friends getting married. It is wanting to buy childish things but also having to pay taxes. It is the duality of being both a …
"Aku sering stres melihat papa mamaku. Gara-gara mereka, keluargaku ini bisa dibilang keluarga lumut. Kenapa lumut? Karena dalam kondisi ekstrem, ternyata keluarga ini masih bisa tumbuh. Papa mamaku ini layaknya dua spesies lumut yang berbeda. Ada aja yang mereka permasalahkan sehari-hari, kadang baju, kadang sendal. Terakhir mereka debat tentang ketupat. Papa Lumut bilang ketupat harusnya w…
Lusi Lindri, anak Genduk Duku dipilih menjadi anggota Trinisat Kenya—pasukan pengawal Sunan Amangkurat I. Lusi Lindri menjalani kehidupan penuh warna di balik dinding-dinding istana yang menyimpan ribuan rahasia dan intrik-intrik jahat. Sebagai istri perwira mata-mata Mataram, ia tahu banyak... Bahkan terlalu banyak... Semakin lama nuraninya semakin terusik melihat kezaliman junjungannya. Tia…
Time to get your toothbrush out—not your hairbrush! Try again, Stitch! Stitch tries and tries again to brush his teeth in this silly, sweet board book perfect for read aloud fun with little ones! Toddlers will love joining their favorite blue alien on his hilariously chaotic journey to master the art of brushing his teeth. With Lilo by his side patiently displaying the correct way to do…
Seberapa berisiknya suara di kepalamu saat ini? Banyak hal yang bergumul di sana hingga secara tak sadar kamu menyimpan ‘racun’ yang dapat menyerangmu sewaktu-waktu. Kamu pun tahu bahwa riuh di kepala itu mesti redam. Namun, tak mudah berdamai dengan bisingnya suara-suara yang menyuruhmu bangkit sedangkan ragamu masih berteriak sakit. Mulailah dengan mengenal diri sekali lagi, lalu tenggela…
Princess Hamida mengundang semua pelayan istana untuk makan malam bersama. Semua pelayan memenuhi undangan Princess Hamida. Hanya satu yang belum datang, yakni Alisha. Oh rupanya, Alisha datang terlambat. Mengapa Alisha terlambat? Mengapa pula para pelayan lainnya menertawakan Alisha? Baca saja, yuk!