Ping merasa telah memiliki segala yang ia butuhkan. Dunianya yang damai di Pantai Batu Karas, rumahnya yang penuh alat musik di tepi Sungai Cijulang, seorang sahabat terbaik, serta kakek yang menyayanginya. Namun, diam-diam Ping menyimpan kegelisahan tentang masa depannya yang buram. Bakat musiknya yang istimewa tidak memiliki wadah, dan ia tidak berani bercita-cita. Hidup Ping jungkir balik…
Bujang yang masih saja merasa bingung soal makna pulang dan pergi. Bujang yang mengunjungi pusara orang tuanya di lembah Talang. Kenangan Bujang seputar kampung halamannya cukup menyesakkan. Intinya adalah tidak ada apa-apa di Talang yang membuatnya harus kembali secara untuh. Hal paling istimewa di Talang adalah makam kedua orang tuanya. Bujang akhirnya pergi ke Rusia untuk memenuhi keinginan …
Ayah Fei memberikan hadiah tiket rumah hantu untuk Fei dan teman-temannya. Mendengar cerita bahwa pernah ada pengunjung rumah hantu yang tersesat, Kiara menjadi ketakutan. Meski begitu, Fei dan teman-temannya tetap pergi. Begitu keluar dari rumah hantu, Kiara menghilang. Apa yang terjadi, ya?
Dengan keterusterangan saya merasa bahagia. Akan tetapi, dalam dunia saya sebagai pengarang, saya juga menolak fitnah, anarki, dan kesewenangwenangan. Meskipun pada waktu menulis saya tidak pernah membayangkan adanya pembaca, saya tidak berhak meneror pembaca dengan kepalsuan.---Budi Darma
Di Negeri di Ujung Tanduk kehidupan semakin rusak, bukan karena orang jahat semakin banyak, tapi semakin banyak orang yang memilih tidak peduli lagi. Di Negeri di Ujung Tanduk, para penipu menjadi pemimpin, para pengkhianat menjadi pujaan, bukan karena tidak ada lagi yang memiliki teladan, tapi mereka memutuskan menutup mata dan memilih hidup bahagia sendirian. Tapi di Negeri di Ujung Tan…
Buku ini merupakan otobiografi dan pemikiran serta gagasan dari Bng Karno mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Buku dengan judul asli: Sukarno : an autobiography as told to Cindy Adams, meskipun bukan biografi resmi dari Bung Karno tetapi merupakan karya yang paling lengkap mengenai kehidupan, cita-cita politik, perjuangan, harapan-harapan serta latar belakang langkah-langka…
Indonesia has long been hailed as a rare case of democratic transition and persistence in an era of global democratic setbacks. But as the country enters its third decade of democracy, such laudatory assessments have become increasingly untenable. The stagnation that characterized Susilo Bambang Yudhoyono’s second presidential term has given way to a more far-reaching pattern of democratic re…
Ketika Joko 'Jokowi' Widodo dilantik sebagai Presiden ketujuh Republik Indonesia, hal ini terutama terjadi di bidang kebijakan luar negeri mengingat Joko Widodo kurang memiliki pengalaman dan pengetahuan kebijakan luar negeri yang memadai. Akankah kebijakan luar negeri Indonesia berubah dengan pemerintahan baru? Jika ya, bagaimana kebijakan luar negeri Indonesia akan berubah dan mengapa? Jika t…
Buku Sosiologi Sastra karya Sapardi Djoko Damono ini memaparkan dengan jelas pendekatan terhadap sastra yang mempertimbangkan segi-segi kemasyarakatan. Juga dibahas fungsi dan peran sastra dalam masyarakat. Sebuah pengantar singkat yang mengemukakan bahwa sastra bisa mengandung gagasan yang mungkin dimanfaatkan untuk menumbuhkan sikap sosial dalam suatu masyarakat atau bahkan untuk mencetuskan …
Globalisasi lebih kompleks dari sebelumnya. Efek dari krisis keuangan global dan meningkatnya ketidaksetaraan telah mendorong sentimen anti-globalisasi di banyak negara dan mendorong penerapan kebijakan populis dan berwawasan ke dalam. Ini menghasilkan beberapa hasil yang mengejutkan: Duterte, Brexit dan Trump. Di Indonesia, kekecewaan terhadap globalisasi telah menyebabkan meningkatnya proteks…