“Melakukan apa yang disukai pada saat yang disukai dengan cara yang disukai: itulah definisi orang bebas bagiku.” Haruki Murakami, salah satu novelis Jepang yang paling sukses, kini berbagi kepada kita kisah kisah pribadinya sebagai seorang yang bergelut di atas ring industri penciptaan karya: bagaimana ia memulai, bagaimana ia bekerja, apa yang memotivasinya, apa yang menjadi inspirasi …
Jika kata-kata diibaratkan air, maka sejatinya ia mengalir bebas ke berbagai arah. Seperti juga puisi-puisi di buku ini. Sindhunata menulis tentang yang suci sampai yang kotor, yang atas sampai yang bawah, yang rasional sampai yang irasional. Beberapa terdengar seperti doa, yang lain seperti sumpah serapah, lainnya lagi seperti mantra. Tidak berhenti sebagai puisi, beberapa telah beralih wahana…
Anak Bajang Mengayun Bulan karya Sindhunata menampilkan kisah sebuah keluarga menjalani sukacita dan tragedi dalam kehidupan. Melalui para tokohnya, kita diajak kembali memaknai cinta, nafsu, kesempurnaan, kegagalan, yang baik, dan yang buruk. Sebuah kisah yang menampilkan perjuangan sejati dan keikhlasan untuk mencintai sampai habis.
Marni dan Rahayu adalah potret dari dua generasi perempuan yang hidup dalam dunia di mana tubuh mereka dikontrol, suara mereka dibungkam, dan kebenaran hanya milik negara. Mereka bukan hanya karakter fiksi, tetapi perwakilan dari jutaan perempuan dan rakyat Indonesia yang hidup dalam rezim represif yang membuat mereka tak punya kuasa atas diri sendiri. Di tengah ancaman kembalinya militerism…
Shalom Mawira kehilangan ayahnya yang tak kembali dari melaut. Bertahun-tahun setelah itu, dia terus menunggu. Dengan gigih dia menjaga Sangihe, merawat lorong-lorongnya, supaya ayahnya dapat menemukan jalan pulang. Sayang, sebuah perusahaan asing mengendus kekayaan emas di perut bumi Sangihe. Dengan keras kepala orang-orang yang berlindung di balik kekuasaan itu berusaha mengeruk dan mencem…
Suwidak Loro adalah seorang gadis dengan rambut enam puluh helai dan dua gigi. Namun, Mbok Randa amat yakin bahwa putrinya cantik tiada tara. Dia selalu menyanyikan lagu yang memuji putrinya itu. Raja pun ingin melihat kecantikan Suwidak Loro. Apa yang terjadi dalam perjalanan Suwidak Loro menuju istana?
Terompah Sultan Gajadean hilang! Dia menuduh kakak iparnya, yaitu Sultan Jafar Nur, yang mencurinya. Namun, Sultan Gajadean tak berani langsung bicara pada Sultan Jafar Nur. Dia memilih untuk membalas dendam. Pada saat mengirim upeti, Sultan Gajadean mengganti isi upetinya dengan sampah. Sultan Jafar Nur pun murka. Apa yang terjadi kemudian? Akankah Sultan Gajadean berhasil meredakan kemarahan …