Buku komik tentang sejarah Indonesia
Ayat Allah dapat dijumpai pada peristiwa atau fenomena alam atau sosial yang sifatnya sangat sederhana. Bisa diamati pada air serasah yang terjun, pada semut yang beriring, pada lebah yang bergantungan, pada bunyi siamang ketika subuh, atau pada kicau murai di pagi hari. Juga pada dengungan kipasan sayap enggang saat terbang tinggi.
Wilayah negara kita terletak di daerah tropis yang dilintasi oleh garis khatulistiwa, sehingga dalam setahun Matahari melintasi ekuator sebanyak dua kali. Matahari tepat berada di ekuator setiap tanggal 23 Maret dan 22 September. Sekitar April - September, Matahari berada di utara ekuator, dan pada Oktober - Maret Matahari berada di selatan. Pegeseran posisi Matahari setiap tahunnya menyebabkan…
Setiap negara memiliki makanan khasnya dan cara pembuatannya, walaupun bahan makanan yang digunakan sama, tetapi masakan yang dihasilkan akan berbeda karena proses pembuatannya pun berbeda, misalnya pasta dari Italia, bulgogi dari Korea, sup sirip hiu dari Cina, rendang dari Indonesia, dan masih banyak lagi.
Wow, sepatu tumit tinggi memang gaya! Bikin penampilan jadi dewasa! Miiko juga mau dong, mama... Tapi...kok kaki Miiko jadi sakit begini, ya?
Alya sedih karena Ayah dan Ibu sangat sibuk, sampai-sampai untuk membantu Alya mengerjakan PR pun, mereka tidak punya waktu. Padahal, Alya ingin punya waktu bersama dengan Ayah dan Ibu. Kalau terus begini, apa mereka bisa punya waktu bersama?
Menceritakan apakah sumpah Krisna untuk tidak memakai senjata selama perang berlangsung.
Menceritakan hubungan Srikandi dengan suatu siasat.
Tumbangnya Bhisma Dewabrata membuat Duryudana mengangkat mahaguru Durna untuk menjadi panglima tertinggi perang pihak Hastina. Ada satu target untuknya, yaitu menangkap Yudhistira hidup-hidup. Keberadaan Arjuna membuat Durna kesulitan untuk menjalankan misi yang berbahaya buat pihak Pandawa tersebut. Karena jika Yudhistira tertangkap, maka perang akan segera berakhir, dan pihak Pandawa akan men…
Menceritakan bagaimana cara Krisna dan Pandawa mengalahkan Mahaguru Durna, Dursasana, Karna, Sengkuhi, Salya, dan ksatria-ksatria pendukung Duryudana.