Menua dengan Gembira merupakan buku kumpulan esai pertama Andina Dwifatma. Ia menyebut esai-esainya dalam buku ini sebagai kumpulan rasan-rasan tentang kehidupan warga pinggiran kota. Tinggal di pinggiran Jakarta selama lima belas tahun memaparkan Andina pada banyak persoalan. Mulai dari perkara-perkara yang terjadi di sekitar kompleks tempat tinggalnya hingga masalah transportasi umum yang mem…
Dalam kunjungannya ke Harigaura untuk menghadiri diskusi rencana proyek penggalian sumber daya bawah laut, Profesor Yukawa Manabu menyaksikan panasnya perdebatan di antara warga lokal. Sementara sebagian pihak mendukung rencana itu demi menghidupkan kembali perekonomian, pihak lain mati-matian menentang karena ingin menjaga kelestarian alam. Namun, bukan hanya proyek tersebut yang meresahkan ko…
Sekelompok lansia melakukan petualangan penutup di hari terakhir Istana Boneka beroperasi.
his collection of letters was written by Raden Adjeng Kartini, the daughter of a Javanese civil servant in the Dutch colonial government. After being granted the rare opportunity to attend a Dutch elementary school, at the age of twelve she went into seclusion in accordance with Indonesian customs for women of nobility prior to marriage. Her letters to Dutch correspondents offer a captivating g…
Minke is a young Javanese student of great intelligence and ambition. Living equally among the colonists and colonized of 19th-century Java, he battles against the confines of colonial strictures. It is his love for Annelies that enables him to find the strength to embrace his world.
Seorang anak dikirim dari langit, dibawa oleh kokokan, dan dijatuhkan ke kebun bawang merah milik Nanamama. Anak itu kotor sekali, tapi sangat lucu. Kakaputu yang melihatnya langsung sayang dan membawanya pulang. Nanamama memberinya nama Arumbawangi. Sejak itu hidup mereka bertiga penuh kegembiraan, sampai suatu ketika datanglah seorang pengusaha hendak mendirikan hotel di tengah sawah. Saat se…