Di sini, para penjahat dibesarkan sejak buaian. Dilatih lewat kebohongan. Dididik dengan kemunafikan. Diajarkan melalui ketidakpedulian
Semangat Dukuh Paruk kembali menggeliat sejak Srintil dinobatkan menjadi ronggeng baru, menggantikan ronggeng terakhir yang mati dua belas tahun yang lalu. Bagi pedukuhan yang kecil, miskin, terpencil dan bersahaja itu, ronggeng adalah perlambang. Tanpanya dukuh itu merasakah kehilangan jati diri. Dengan segera Srintil menjadi tokoh yang amat terkenal dan digandrungi. Cantik dan menggoda. Se…
Sekarang tahun 2025 dan aku baru saja terbengong-bengong menyimak tayangan aksi demonstrasi di tanah air yang berujung ricuh melalui gawaiku. Sesak mendadak menerkam inti dadaku. Rasanya seperti digulung pusaran angin tornado yang paling dahsyat. Jantungku berdebar seiring bayang-bayang peristiwa kelam di tahun 1998 silam secara beringas mendominasi setiap rongga ingatanku. Sejurus waktu, ta…
Laut yang merenggut ayahnya, kini menjadi panggilannya. Danuka Ananta El-Fatih adalah prajurit marinir muda berprestasi yang menyimpan trauma mendalam. Dua puluh dua tahun lalu, laut merenggut ayahnya—seorang prajurit angkatan udara yang pesawatnya jatuh tanpa jejak. Kini, mimpi-mimpi aneh mulai menghantui Ananta. Suara sang ayah terus memanggilnya dari kedalaman laut yang kelam. Ketika…
Air mata punya kebijaksanaannya sendiri. Ia hadir ketika beban terlalu berat untuk diungkapkan dengan kata-kata. Ia menjadi ruang bagi luka untuk bernapas. Dan air mata adalah bahasa tubuh yang paling jujur. Sejak tragedi keji merenggut rahimnya, Tara kehilangan bukan hanya mimpinya, tapi juga air matanya. Dia mencoba segala cara untuk bertahan, tapi tak ada harapan yang tersisa setelah impi…
Pertemuan Syamil dengan Maryati dan Kasman di Padang Panjang secara ajaib membawa mahasiswa jurusan sejarah itu jauh dari rumah. Lewat potongan naskah berusia seratus tahun yang dicatat oleh seorang mantan tentara Belanda bernama Alex van deer Meer, Syamil menjelajah ke Sawahlunto pada tahun 1920 hingga ke Leiden pada tahun 2020. Sembari menelusuri kembali setiap jengkal sejarah bangsanya, S…
Dari balik selaput biru, ia melihat dunia lewat beragam jendela yang memberinya makna dan kedalaman: sastra, puisi, seni rupa, musik, sejarah, makanan, film, olahraga. Juga perempuan, keluarga, pertemanan, dan cinta yang mengendap bersama usia.