Minke memobilisasi segala daya untuk melawan bercokolnya kekuasaan Hindia yang sudah berabad-abad umurnya. Namun Minke tak pilih perlawanan bersenjata. Ia memilih jalan jurnalistik dengan membuat sebanyak-banyaknya bacaan Pribumi. Yang paling terkenal tentu saja Medan Prijaji. Dengan koran ini, Minke berseru-seru kepada rakyat Pribumi tiga hal: meningkatkan boikot, berorganisasi, dan menghapusk…
Awalnya, semua anak kelas enam membenci Anto. Anak yang paling pintar matematika itu memang cuek, angkuh, dan enggan berteman. Anto tidak memerlukan kawan maupun persahabatan. Namun, Astrid akhirnya tahu bahwa Anto si anak genius itu punya kelemahan. Anto rapuh dan dianggap tidak berharga oleh ayahnya sendiri. Bahkan, Anto harus menyembunyikan hal yang amat disukainya demi ekspektasi tinggi aya…
Jakarta tidak lagi menjadi penjara. Di ibu kota, Ping justru mulai mendapatkan gambaran tentang hidup yang ia inginkan. Ia memiliki sahabat-sahabat baru, impian baru, dan cinta yang baru. Namun, tantangan lebih besar turut menyingsing. Ajang Band Idola Indonesia menuntut Ping bekerja keras, termasuk menciptakan lagu. Band Rapijali yang menjadi sumber kebahagiaannya ikut menerbitkan beragam konf…
Blar! Pesawat yang ditumpangi Yana dalam suatu ekspedisi meledak. Yana selamat, tetapi malah terlempar ke tahun 1292 karena iseng menjajal helm waktu. Kembali ke masa lalu memang terdengar seru, tetapi Yana harus membebaskan diri dari sergapan bajak laut Kala Wredati dan penjara Bupati Madura. Belum lagi, Yana perlu mengatur strategi demi menyelamatkan Raden Wijaya, raja pertama Majapahit. Tida…
Si Rejeki, kuda penarik pedati, sangat bekerja keras untuk majikannya. Malangnya, setiap peluh Rejeki tidak berbalas perawatan dan kasih yang layak. Rejeki selalu mengangankan hidup bebas di alam pembohong—tanpa cambukan, caci-maki, dan rasa lelah. Apakah pendapat seperti itu terlalu sulit dipahami manusia? Sampai suatu ketika, seekor burung gereja datang membawa kabar gembira. Seorang raja …
Insaf dari dunia kejahatan, Pak Wimpi belum bisa menjalani hidup dengan tenteram. Komplotan Man Kiplek ingin memanfaatkan keulungan Pak Wimpi menyamar dan memaksanya terlibat dalam aksi penculikan seorang pelukis. Untunglah, Sersan Grung-Grung dan enam sahabatnya mau membantu mengelabui komplotan penjahat itu. Namun, ketenaran Sersan Grung-Grung dan geng penyidik ciliknya nyaris mengagalkan ren…