Roman bagian kedua Tetralogi Buru; Anak Semua Bangsa, adalah periode observasi atau turun ke bawah mencari serangkaian spirit lapangan dan kehidupan arus bawah Pribumi yang tak berdaya melawan kekuatan raksasa Eropa. Di titik ini Minke diperhadapkan antara kekaguman yang melimpah-limpah pada peradaban Eropa dan kenyataan di selingkungan bangsanya yang kerdil. Sepotong perjalanannya ke Tulangan …
Minke memobilisasi segala daya untuk melawan bercokolnya kekuasaan Hindia yang sudah berabad-abad umurnya. Namun Minke tak pilih perlawanan bersenjata. Ia memilih jalan jurnalistik dengan membuat sebanyak-banyaknya bacaan Pribumi. Yang paling terkenal tentu saja Medan Prijaji. Dengan koran ini, Minke berseru-seru kepada rakyat Pribumi tiga hal: meningkatkan boikot, berorganisasi, dan menghapusk…
Anak lelaki itu sahabatku. Ia menyelamatkan hidupku, beberapa kali. Waktu ia harus pergii dan tinggal di kota, aku memaksa ikut dengannya. Tetapi sekarang aku ingin pulang......
Awalnya, semua anak kelas enam membenci Anto. Anak yang paling pintar matematika itu memang cuek, angkuh, dan enggan berteman. Anto tidak memerlukan kawan maupun persahabatan. Namun, Astrid akhirnya tahu bahwa Anto si anak genius itu punya kelemahan. Anto rapuh dan dianggap tidak berharga oleh ayahnya sendiri. Bahkan, Anto harus menyembunyikan hal yang amat disukainya demi ekspektasi tinggi aya…
Jakarta tidak lagi menjadi penjara. Di ibu kota, Ping justru mulai mendapatkan gambaran tentang hidup yang ia inginkan. Ia memiliki sahabat-sahabat baru, impian baru, dan cinta yang baru. Namun, tantangan lebih besar turut menyingsing. Ajang Band Idola Indonesia menuntut Ping bekerja keras, termasuk menciptakan lagu. Band Rapijali yang menjadi sumber kebahagiaannya ikut menerbitkan beragam konf…
Mia, Bibi, dan Paman akan keluar rumah untuk beberapa waktu. Meng diberi tugas penting untuk menjaga rumah agar tetap aman dari serangan para monster. Kira-kira, apa saja yang dilakukan Meng saat rumah sedang kosong, ya? Benarkah terjadi serangan monster di rumah Mia? Selama Mia, Paman, dan Bibi pergi, Meng diberi tugas penting untuk menjaga rumah dari serangan para monster. Kira-kira, apa s…
Synta menemukan kejanggalan di kelas barunya. Ada satu kursi kosong di bagian paling belakang kelas, padahal semua murid hadir dan tidak ada yang absen. Saat bertanya pada temannya, ternyata kursi itu sudah lama dibiarkan kosong dan rumornya milik hantu penunggu kelas yang selalu muncul setiap jam 3 sore. Hmm … Synta akan mencari tahu kebenarannya sepulang sekolah!
Reva kesal karena Zi tidak mau gantian bermain ayunan dengannya. Karena itu, Reva sengaja menakut-nakuti Zi dengan mengarang cerita seram tentang sosok anak kecil yang selalu muncul di taman. Siapa sangka, cerita itu benar-benar jadi kenyataan! Reva dan Zi melihat sendiri penampakan itu. Lebih seramnya lagi, dia terus mengikuti mereka. Apa yang harus mereka lakukan …?