Opin, Kuda nil kecil, inging melakukan sesuatu yang hebat. Semua temen Opin pernah melakukan hal hebat. Sayangnya, Opin merasa tidak memiliki kehebatan apapun. Suatu hari Opin membeli sebuah kacamata seperti Pahlawan Super, idolanya. Apakah kacamata super itu bisa membuat Opin hebat? Berhasilkah Opin melakukan hal hebat seperti teman temannya?
Tora baru saja pindah ke pohon baru yang nyaman. Sayangnya, dia jadi malas bergerak. Bahkan dia sering menunda keinginan buang air besar. Akibatnya, Tora malah jadi susah buang air besar. Tora meminta bantuan Kira dan Jedi. Cara apa yang disarankan oleh dua sahabat Tora itu
Nando berkunjung ke Teluk Dalam, Pulau Nias. Fao, anak tetangga pamannya selalu bermain lompat tali. Nando merasa geli. Lompat tali itu kan, permainan anak perempuan.
Oddang bingung untuk menghabiskan waktu libur sekolahnya, sehingga pada akhirnya Ayah Oddang mengajaknya ke bengkel pembuatan kapal pinisi. Ayah Oddang pun bercerita banyak tentang kapal pinisi yang sudah menjadi kebanggan masyarakat Bugis.
Setelah selesai melakukan semuanya, Kuki tidak tahu lagi harus melakukan apa. Ibu Bilang, Kuki bisa melakukan apa pun yang dia suka. Namun, apa yang Kuki suka? Yuk ikuti Kuki mencoba banyak hal seru bersama teman temannya! Siapa tahu kamu juga suka.
Kak Gio suka berkirim pesan. Dia mengirim gambar lucu juga. Mika diam diam ikut mencoba. Namun....mengapa kak Gio dimarahi gurunya?
Tri sedang sakit. Ia tidak boleh mendekati temannya sebab mereka bisa ketularan. Velo ingin membantu Tri. Ia ingin memberi Tri makanan yang lezat, tetapi is tidak boleh mendekat Bagaimana ya?
Air kuarium Cipi terlambat diganti. Badan Cipi jadi gatal. Iapun meloncat tinggi. Oh, rupanya loncatan Cipi meleset. Ia tidak mendarat di air, tetapi di lantai. Apa yang terjadi pada Cipi selanjutnya?
Pernahkah kamu merasa takut? Misalnya takut gelap. Takut gelap akan hilang ketika hari mulai terang. Bersyukurlah karena rasa takut itu tidak terus-menerus ada.
Minul ingin sekali menang saat bermain SIgug bersama temannya. Sigug permainan yang baru dan belum ada teman Minul tahu. Dengan belajar dan berlatih di rumah, Minul yakin bisa menang. Namun, belum lagi mahir, Minul diajak ke lapangan untuk sebuah permainan baru. Ternyata, teman teman Minul juga bermain Sigug, bahkan ada yang sudah mahir memainkannya. Minul sangat kecewa. Apa yang bisa dilaku…