Life can go completely sideways. You may feel like nothing will help. But this book can!
Memaafkan diri sendiri? Bagaiamana caranya? Ya, bagi kebanyakan dari kita, memaafkan diri sendiri bukanlah sesuatu yang familier. Padahal, orang pertama yang perlu kita maafkan adalah diri sendiri. Tak jarang kita merasa terbebani oleh kesalahan dan kegagalan yang telah kita lakukan pada masa lalu. Banyak orang percaya bahwa semakin kita merasa bersalah atas kesalahan kita, semakin kita layak u…
"Nyatanya lebih banyak kebaikan dari hidupmu ketimbang apa yang salah. Nggak peduli apa pun kelirunya." — (Prof. Dr. Jon Kabat-Zinn). Sering kali kita mendengar dari keluarga, teman, dan lingkungan: "Perbaiki hidupmu! Berubahlah jadi lebih baik! Koreksi kesalahanmu!" Bagaimanakah, kalau ternyata, tidak ada yang keliru dalam hidup kita? Cukup menarik jika kita mungkin bisa belajar terbuk…
Who are then gen-zers? How do they think? And how can you reach them?
A collection of rollicking, defiant, real-life stories where self-improvement is satire and life-changing moments are found in the absurdity of our mysterious little lives.
We all recognize terrible apologies. You've probably gotten a few. Excuse-laden, blame-shifting, weaselly offerings can fracture friendships and family bond, harm business, and damage workplace relationships.
Your healing journey of self-discovery starts here!