Suatu hari, Mita menemukan sahabatnya. Gege, sedang termenung. Dia tampak bingung. Ternyata Gege merasa sayapnya terlihat seram. Bagaimana kalau sayap mereka dicat saja? Maukah Mita ikut mengecat sayapnya juga.
Bagi Hopi si belalang, melompat dari satu rumput ke rumput lain itu mudah. Bagaimana jika melompat di antara batang batang padu yang menjulang tinggi? Duh. Hopi cemas sekali memikirkannya! Bagaimana jika dia jatuh ke dalam lumpur di sawah.
Tori si Tonggeret tidak sabar. Minggu depan dia akan menjadi tonggeret dewasa. Namun, Reta meminta Tori menemaninya menjelajah dunia luar besok. Akankah Tori menerima ajakan Reta?
Osi tidak suka panekuk hari ini! Ini bukan panekuk yang biasanya. Makan sesuap saja, dia tidak bersedia. Ibu pun memikirkan berbagai cara. Bagaimana agar Osi mau mencoba?
Jerry mengeluh pada ayahnya, kenapa suaranya tak semerdu burung hantu? Dia hanya bisa mengerik. Ayahnya berusaha menghiburnya, tetapi Jerry terlalu kesal untuk mendengarkan. Dia melompat pergi.
Taukah anda bahwa Kupu-kupu menggunakan kaki mereka untuk mencicipi bunga yang mereka hinggapi. Tanpa indra yang terdapat di kaki mereka, Kupu-kupu tidak dapat membedakan rasa bunga yang mereka hinggapi. Ayuk ajak si Kecil belajar lebih tentang kehidupan Kupu-kupu melewati buku Sepatu Feli oleh BukuAku. Buku anak bergambar ini merupakan salah satu buku dari seri buku bilingual BukuAku yang me…