Dataran Tortilla menggambarkan kehidupan kaum paisanos - rakyat jelata yang berdarah campuran Spanyol, Indian, Meksiko, dan Kaukasia, di sebuah daerah nelayan yang miskin. Danny, seorang non-konformis, memimpin sekelompok petualang, hidup bersenang-senang, tanpa pertimbangan buruk-baik. Tapi sebuah tragedi yang menimpa kelompok petualang ini merupakan amanat pengarang yang halus mengenai nilai …
Sepatu sang Raja dan Dongeng-Dongeng Indah Lainnya merupakan kumpulan dongeng yang sarat moral. Lewat enam kisah di dalamnya, anak-anak diajak untuk lebih memedulikan sesama, menghargai kelebihan orang lain, dan bertanggung jawab. “Mendongeng merupakan pengalaman kreatif yang sangat menyenangkan bagi anak-anak. Jangan sekadar membacakan dongeng-dongeng ini, tapi ceritakan dengan kata-kata …
Bertahun-tahun kemudian, saat menghadapi regu tembak yang akan mengeksekusinya, Kolonel Aureliano Buendia jadi teringat suatu sore, dulu sekali, ketika diajak ayahnya melihat es. Riuh rendah pipa dan drum panci yang berisik mengiringi kedatangan rombongan Gipsi ke Macondo, desa yang baru didirikan, tempat Jose Arcadio Buendia dan istrinya yang keras kepala, Ursula, memulai hidup baru mereka.…
Wouwou adalah seekor anak orangutan yang suka ikut-ikutan jahil. Pada dasarnya Wouwou tahu kalau tindakannya salah, dan dalam satu kesempatan Wouwou berjanji pada Lala untuk berani berpendirian dan menegur sahabatnya Lulu dan Tungtung bila mereka berbuat nakal. Saat Lulu dan Tungtung hendak memberi kejutan nakal pada si gajah Bombom, terjadilah kecelakaan. Kedua lutung nakal tersebut jatuh dan …
SETELAH liburan panjang di rumah, Darrell dan adiknya Felicity kembali ke Malory Towers dengan riang gembira. Darrell dan hampir semua temannya naik ke kelas lima, hanya seorang yang tertinggal di kelas empat, Connie, saudara kembar Ruth. Ada Maureen, murid baru kelas lima pindahan dari suatu sekolah yang ditutup. Ada Catherine Gray dan Moira Linton, anak-anak kelas lima yang tidak naik kelas. …
"Bang, saya ini mau dibawa ke mana?" Sopir yang sejak tadi menyanyi kecil di jalan yang penuh motor itu tampak tersentak, "Lho, Ibu maunya ke mana?" Si penumpang sama sekali tidak tersentak , "Ke mana sajalah, Bang." Sopir yang gemar baca komik itu segera sadar mereka telah dilukis oleh dua juru gambar yang berbeda. Perempuan dan Sopir Taksi Sapardi Djoko Damono
Pagi dikaruniai begitu banyak pintu dan kita disilakan masuk melewatinya kapan saja. Malam diberkahi begitu banyak gerbang dan kita digoda untuk membukanya dan keluar agar bisa ke Sana. Tidak diperlukan ketukan. Tidak diperlukan kunci. : Sungguh, tidak diperlukan selamat datang atau selamat tinggal. Pintu Sapardi Djoko Damono