1 Enormous Family + 1 Beach House = A Recipe for Disaster for Greg Heffley. In book 19 of the global hit series by #1 international bestselling author Jeff Kinney, Greg’s cool summer vacation is feeling more like a meltdown. There’s no AC, no privacy, and way too many family secrets bubbling to the surface. A sun-soaked, laugh-out-loud story full of family chaos, summer mishaps, an…
Kristy's mom is getting married, and everyone is coming to town to help, bringing their kids with them. Fourteen kids! Kristy is sure she and Stacey, Claudia, Mary Anne, and Dawn can handle it--they're professional baby-sitters, after all, and Kristy's mom has offered them a lot of money to take on such a big job. But will a week of changing diapers, stopping fights, solving mix-ups, and kee…
when you're feeling down, these friends are always around. Share your emotions with these adorable animal pals as they learn to express their feelings right along with you.
"Life is worth living as long as there's a laugh in it"
Sarah, Aisyah, dan Keisya adalah tiga sahabat yang selalu bersama. Setiap hari, mereka selalu melakukan hal-hal menyenangkan. Namun, akhir-akhir ini, sikap Keisya berubah dan mulai menghindari Sarah dan Aisyah. Makin lama, persahabatan mereka jadi renggang.
Welcome back to Planet Omar! The third book in Zanib Mian's laugh-out-loud series, with amazing cartoon-style illustrations from Nasaya Mafaridik. Perfect for fans of Tom Gates and Wimpy Kid. When Omar and his friends come back after the school holidays, their lovely teacher seems to have been replaced by somebody much more grumpy. Overhearing other teachers talking about her, Omar decide…
Walau sudah SMP, hubungan Miiko dengan para sahabatnya tetap tidak berubah. Namun, tiba-tiba Yoshida mengajak Miiko pergi kencan!? Melihat hal itu, Tappei pun mulai bergerak!?
Tanaya kesal karena Ibu membatasinya jajan camilan manis dan hanya menyediakan camilan sehat di rumah. Tentu saja Tanaya tidak mau memakannya dan merasa Ibu tidak adil padanya. Diam-diam, Tanaya mengambil uang dari dompet Ibu supaya bisa jajan makanan kesukaannya, sekalian mentraktir dua sahabatnya, Fay dan Nayla. Tapi, benarkah semuanya aman dari pengawasan Ibu?
Kali ini Lima Sekawan yakin di daerah pesisir Cornwall yang sepi tak akan ada petualangan. Tapi, ketika suatu malam mereka melihat sinar memancar dari sebuah menara tua, mereka jadi bertanya-tanya. Betulkah di zaman sekarang ini masih ada pencoleng yang merampok kapal-kapal yang lewat dengan menyalakan suar palsu? Akankah besok mereka menemukan kapal yang pecah berkeping-keping karena dijebak o…