Bukan! Kalau kalian mengira ini komik tentang peduli lingkungan, Ini bukan komik tentang penyuluhan bahaya limbah sampah. Buku ini isinya komik-komik yang tidak mempunyai pesan moral tapi sayang banget kalau dilewatkan (Huawaw!!!). Tentunya, komik ini membuat kalian semakin stres dalam menjalani hidup kalian dan realita yang sudah kelam. Ngebahas aib yang mungkin sama dengan keseharian lo. S…
How did we conclude that the best way to prepare kids for the future is to cluster them into classrooms by age and grade, forcing them to learn the same things, at the same time and pace, seven hours a day, five days a week, for twelve years? We trust the school system to prepare our kids for the future. We get excited when they get good grades, or disappointed if they don't. But we rarely stop…
Tetralogi ini dibagi dalam format empat buku. Dan roman keempat, Rumah Kaca, memperlihatkan usaha kolonial memukul semua kegiatan kaum pergerakan dalam sebuah operasi pengarsipan yang rapi. Arsip adalah mata radar Hindia yang ditaruh di mana-mana untuk merekam apa pun yang digiatkan aktivis pergerakan itu. Pram dengan cerdas mengistilahkan politik arsip itu sebagai kegiatan pe-rumahkaca-an. …
Kehadiran roman sejarah ini, bukan saja dimaksudkan untuk mengisi sebuah episode berbangsa yang berada di titik persalinan yang pelik dan menentukan, namun juga mengisi isu kesusastraan yang sangat minim menggarap periode pelik ini. Karena itu hadirnya roman ini memberi bacaan alternatif kepada kita untuk melihat jalan dan gelombang sejarah secara lain dan dari sisinya yang berbeda.
Nama Pramoedya Ananta Toer yang besar tentulah terbentuk karena karya-karyanya yang juga diakui oleh dunia. Roman “Bumi manusia” adalah bagian pertama dari Tetralogi Buru. Pram menulisnya di kamp kerjapaksa tanpa proses hukum pengadilan di pulau Buru. Roman ini bersetting di Surabaya pada awal abad 19, saat dimana Hindia Belanda berdiri. Tokoh utamanya adalah Minke, seorang keturunan pri…