Every child whoâs ever been told Be quiet! will relate to this story about too much noise. Andy wants to blow his horn, but his family thinks his tooting is just too loud. Will he find a place to play? You can almost hear the music with every turn of the page.
Buku ini memuat 16 naskah teater karya Afrizal Malna semenjak masa Teater Sae hingga 2012, termasuk empat naskah saduran. Bagi Anda yang terbiasa dengan bentuk konvensional teks lakon teater atau naskah drama, yang dicirikan dengan adanya hauptext dan nebentext, sebaiknya enyahkan dulu cekokan bentuk itu dari kepala, atau mencoba mengekstrasinya menjadi murni teks. Ya, teks yang hanya berbicara…
Lakon-lakon teater dalam buku ini, yang terdiri dari dua lakon monolog atau monoplay dan tiga lakon full play, dikumpulkan dengan kurang mempertimbangkan segi kelayakan (kualitas) terbit, maupun kelayakannya sebagai lakon teater. Tujuan utama saya menerbitkannya (baca: mengumpulkannya) menjadi sebuah buku lebih didasari oleh keinginan untuk menghimpunnya dalam sebuah dokumentasi karya yang lebi…
Sebuah lakon yang memaparkan represi kuasa terhadap kebebasan bersuara masyarakat dari masa ke masa; dipentaskan oleh Teater SAE pada 1991, dan menjadi salah satu karya Teater SAE yang banyak dibicarakan para kritikus teater di dalam dan luar Indonesia. Penulisnya menyebut lakon ini seperti sebuah "teater-buku" yang adegan-adegannya mengandung kutipan-kutipan teks pendapat Sukarno tentang pers,…
"Aku telah membuktikan bahwa siapa pun, tanpa berlatih sebelumnya, jika dia menggunakan pikirannya, dapat memainkan perannya yang absurd menuju kesempurnaan."
Step into a fairy tale world with this brilliant press out activity book that transforms into a fairy tale theatre! Simply press out and dress the fairy tale characters, then detach the cover and follow the easy step-by-step instructions to put on your perfect fairy tale show! There are characters, props, and story cards for each scene, and tickets so you can invite an audience to each show.