Putri Gema suka membaca. Putri Gema juga suka bercerita. Namun, Paman Penjaga Perpustakaan selalu melarangnya bercerita. Putri Gema tidak putus asa. Putri Gema lalu bercerita kepada Bibi Juru Masak. Juga bercerita kepada Paman Tukang Kebun, Pelukis Kerajaan, anak-anak pelayan, daaan... mereka semua menyukai ceritan- ya. Lalu, bagaimanakah dengan Paman Penjaga Perpustakaan? Apakah dia ak…
Air mataku sudah berlinang membasahi baju hangat yang kukenakan. Aku duduk termenung di kursi panjang. Tidak lama, muncul seseorang menggunakan baju pegawai menghampiriku. "Apakah kamu Patricia?" Tanya orang tersebut. Aku segera menghapus air mataku. "Ya. Apakah kamu Mary?" balasku. Orang otui mengangguk. Mary adalah salah seorang pegawai di Eccentric School. Dia selalu bersikap baik kepada sem…
Wasi sedih ketika tahu bahwa Ragaga sakit keras. Wasi ikut merawat dan mencari makanan enak untukya. Namun, Ragaga tak suka buah beri seperti Wasi. Ia hanya ingin buah matoa kesukaannya. Belum ada yang berhasil menemukannya. Wasi pun tak henti mencarinya. Apakah Wasi berhasil menemukan buah matoa untuk Ragaga?
Nenek moyang kita adalah pelaut hebat. Mereka adalah penjelajah samudera yang sangat berani. Mereka juga pandai membuat perahu dan kapal. Dengan perahu itu, mereka berlayar mengelilingi dunia. Perahu apa sajakah itu?
Pernahkah kamu mengirim pesan kepada temanmu dengan pesawat kertas? Itulah yang dilakukan Danar saat berkenalan dengan Dikta karena ia memiliki rahasia. Apa ya rahasia Danar? Bagaimana jika Dikta tahu rahasia Danar? Yuk, baca kisah Danar dan Dikta dalam cerita Pesawat Kertas Persahabatan.
Suatu hari Maharati, Galuh, Budi, dan Awang memenangkan lomba dalam merayakan ulang tahun Provinsi Kalimantan Timur. Dalam lomba itu mereka menyajikan cerita melalui wayang gambaran anak suku Dayak Kenyah.
Reno bertugas membacakan teks Pancasila pada upacara 17 Agustus. Beberapa tantangan harus Reno hadapi. Salah satunya adalah saat hendak berangkat ke tempat upaccara, ia dikejar angsa. Akankah Reno berhasil menjalankan tugasnya?
Lukas dan Berto tinggal di sekitar kawasan Taman Nasional Matalawa, Sumba. Mereka sering bermain ke hutan untuk melihat burung julan sumba. Pada suatu hari, mereka mendapat kesempatan untuk melihat julang sumba dari dekat. Namun, ada tantangan yang harus mereka hadapi.
Sebuah upacara gondang mengubah segalanya bagi Alfa. Makhluk misterius yang disebut Si Jaga Portibi tiba-tiba muncul menghantuinya. Orang-orang sakti berebut menginginkan Alfa menjadi murid mereka. Dan, yang paling mengerikan dari itu semua adalah setiap tidurnya menjadi pertaruhan nyawa. Sesuatu menunggu Alfa di alam mimpi. Perantauan Alfa jauh membawanya hingga ke Amerika Serikat. Ia berju…