Yesh! Mooch, Earl, and all their endearing Mutts friends return in this fourth Mutts collection for kids! It's been a long, cold winter—Earl and Mooch are looking forward to shmelling the flowers! Spring is the season of new beginnings. The birds are singing fresh concertos they’ve been working on all winter long. The caterpillars are dreaming of butterfly flight. And the bears could us…
Seri ini mengisahkan tentang seorang gadis cilik bernama Janet dan keluarganya yang sangat menyayanginya. Mamanya suka mencium Janet, Papanya suka menggelitiknya. Kakek dan Neneknya suka bercerita padanya. Saudara-saudaranya, walaupun tidak pernah setuju mengenai apapun, mereka sama sama sayang Janet. Paman dan Bibinya suka mengajak Janet ke berbagai tempat. Mungkin setiap anggota keluarganya m…
Aku adalah seekor kucing. Dia adalah seorang pemuda penyuka kucing. “Kau selalu tidur di sini?” Kenapa mau protes? “Manisnya ....” Memang. Banyak yang bilang begitu. “Boleh ku sentuh ?” Maaf saja, tidak boleh. Kukira dia hanya akan jadi satu dari sekian banyak orang yang cuma lewat dalam kehidupanku sebagai kucing liar. Akan tetapi, dia menyelamatkan nyawaku. Sebagai ga…
"This practical guide will help avert obstacles and clear the way for a healthy and productive working relationship that will benefit the individuals who are at the center of the enterprise - the children!" - Lawrence Balter, Professor, New York University Most teaching programs do not cover how to handle difficult parents, especially parents of special needs children. This book fills that g…
Cerita ini mengenai Nontan bersama teman-temannya. Simak bagaimana mereka menghabiskan hari-hari mereka.'
Everything that share in family.'
Buku ini berisi panduan lengakap untuk memahami dan menciptakan persahabatan antara kaka dan adik. '
Elizabeth Allen sama sekali tak senang waktu diputuskan ia harus bersekolah dan tinggal di asrama. Di rumah ia memiliki segalanya, apa saja yang bisa membuatnya senang. Di sekolah pastilah ia akan tersiksa. Maka Elizabeth memutuskan untuk menjadi anak paling nakal, paling badung. Tetapi ternyata hasilnya jauh di luar dugaannya.
Theodore Finch terobsesi pada kematian, dan terus-menerus memikirkan berbagai cara untuk bunuh diri. Namun, setiap kali, sesuatu yang positif, betapa pun sepelenya, selalu menghentikannya. Violet Markey selalu memikirkan masa depan, menghitung hari sampai tiba hari kelulusannya, karena itu berarti ia akan bisa meninggalkan kota kecil tempat ia tinggal di Indiana dan kesedihan mendalam akibat ke…