Jayanti akan berkunjung ke rumah Paman Gesang, Bibi Teti, dan Jola. Bibi Teti adalah seorang suku Sawu asli. Mereka tinggal di Nusa Tenggara Timur.
Anom merupakan cucu kakek satu satunya. Kakek adalah salah satu pengusaha batik di kampung. Saat ini kakek Anom sedang sakit keras. Kakek meminta Anom untuk membuatkan batik motif tambal untuk menyelimuti tubuhnya karena demam. Kakek mempercayai bahwa motif batik memiliki khasiat untuk sembuh. Sejak Anom tinggal bersama kakek dia belum pernah membatik sama sekali. Bisakah Anom melaksanakan perm…
Opin, Kuda nil kecil, inging melakukan sesuatu yang hebat. Semua temen Opin pernah melakukan hal hebat. Sayangnya, Opin merasa tidak memiliki kehebatan apapun. Suatu hari Opin membeli sebuah kacamata seperti Pahlawan Super, idolanya. Apakah kacamata super itu bisa membuat Opin hebat? Berhasilkah Opin melakukan hal hebat seperti teman temannya?
Tora baru saja pindah ke pohon baru yang nyaman. Sayangnya, dia jadi malas bergerak. Bahkan dia sering menunda keinginan buang air besar. Akibatnya, Tora malah jadi susah buang air besar. Tora meminta bantuan Kira dan Jedi. Cara apa yang disarankan oleh dua sahabat Tora itu
Oddang bingung untuk menghabiskan waktu libur sekolahnya, sehingga pada akhirnya Ayah Oddang mengajaknya ke bengkel pembuatan kapal pinisi. Ayah Oddang pun bercerita banyak tentang kapal pinisi yang sudah menjadi kebanggan masyarakat Bugis.
Pernahkah kamu merasa takut? Misalnya takut gelap. Takut gelap akan hilang ketika hari mulai terang. Bersyukurlah karena rasa takut itu tidak terus-menerus ada.
Mila punya hobi baru, melakukan surat menyurat dengan sahabat pena. Wuri dan Adinda, kedua teman baik Mila, jadi ingin dikirim surat juga. Akan tetapi, Adinda adalah seorang tunanera. Adinda tidak bisa membaca dan menulis surat biasa.
Puspa sakit hati. Itu karena teman-teman memanggilnya dengan sebutan yang sangat tidak disukainya. Apa yang dilakukan Puspa kemudian? Berhasilkah dia membuat teman-teman memanggil namanya.
Riri tak ingin pulang ke rumah. Nilai ulangan hariannya buruk dan ia tahu Mama tak akan senang. Seperti yang selalu terjadi, Mama menderanya dengan omelan dan membanding-bandingkan dengan temannya yang lain. Riri merasa lelah. Akankah Riri mampu menyelesaikan persoalan ini?