Di sebuah kampung kecil terdapat keluarga petani yang sudah lama menginginkan seorang anak. Suatu hari doa mereka pun terkabul. Lahirlah seorang anak laki laki yang diberi nama Tador.
Pias dan teman temannya adalah penduduk asli Kampung Enggros, Kampung Enggros adalah kampung yang terletak di Teluk Youtefa, Papua. Hampir setiap hari mereka menghabiskan waktu bersama dengan bermain, belajar, bermusik dan lain lain
Julius tinggal di tepi hutan Kobror, Kepulauan Aru, Maluku. Dia sedih karena sahabatnya pindah ke Jawa. Ayahnya menyarankan menulis surat. Namun, Julius belum pernah menulis surat.
Sejak Papa pergi dan Mama harus bekerja, Saga sering sendirian di rumah. Apakah dia akan baik baik saja? Apakah akan ada yang menemaninya? ari tahu kisah Saga dalam cerita di buku ini, Yuk!
Permainan seru sekali. Danang lupa waktu. Danang lupa tugasnya membagikan kue apam, karena terlalu asik bermain bola. Danang harus membantu ibu membuat kue apam lagi.
Pada hari ke-20 perayaan Imlek di Bangka, Mei Lan mengajak Cika dan Banu berkunjung ke rumah Akung Asan. Di sana, Akung Asan menceritakan sebuah kisah legenda. Legenda apakah itu?
Apakah di daerah kalian ada musik tradisional? Apa namanya?
Anton, Raka dan Wira membuat lunjuk dari tempurung. Seru sekali! Setelah mengumpulkan tempurung, mereka menjemur, lalu menyusunnya di tongkat kayu. Malamnya mereka merayakan tradisi api jagau dengan membakar lunjuk. Mereka berlomba menyalakan api lunjuk, tetapi Raka tampak kesulitan. Apakah yang dilakukan Anton dan Wira? Bisakah lunjuk Raka menyala?
Libur telah tiba. Bapak dan ibu ingin mengajak Sudar dan Yani pergi berlibur. Sebelumnya, mereka diberi tugas oleh ibunya untuk mencari tempat tujuan berlibur. Saat mengalami kebingungan mencari tempat wisata, Sudar ingat ada satu tempat yang istimewa di daerah Gunungkidul.
Kenalkan, ini Sabai Nan Aluih. Artinya Sabai yang halus, halus budi pekertinya, halus tutur katanya, halus pula kecantikannya. Namun, ternyata tidak hanya kehalusan yang ada pada Sabai. Ada padanya kebulatan tekad, kepercayaan diri, dan keberanian menentang stereotip di lingkungannya.