Nisa dan adiknya, Salsa, menemukan sebuah boneka di taman kota. Mereka sepakat untuk membawanya pulang. Anehnya, ekspresi wajah boneka itu bisa berubah-ubah. Mereka jadi ketakutan. Sepertinya, ada sesuatu tentang boneka itu
Sejak tahu mudahnya berbelanja online, Arine jadi rajin belanja di online shop. Sampai-sampai, barang belanjaannya menumpuk dan banyak yang tidak terpakai. Kalau begitu, gimana cara supaya Arine mau berhenti belanja online, ya?
Gara-gara terjatuh, gigi depan Ziya jadi goyang. Mau tidak mau, Ziya harus periksa ke dokter gigi. Walaupun teman-teman bilang bahwa dokter gigi itu seram, Ziya tetap memberanikan diri pergi ke dokter gigi. Siapa sangka, ternyata Ziya malah dapat kejutan dari dokter gigi.
agi tengah-tengahé maem, Kanti ketiban kepel. Aku lan kanca-kanca ngguyu cekakan. Lha, dumadakan Kanti bajur mlayu bali. Nalika ing sekolah, Kanti ngéndhani aku. Dhuh! Apa Kanti nesu, ya, amarga dakgeguyu? Di tengah-tengah makan, Kanti kejatuhan buah kepel. Aku dan teman-teman terbahak. Tiba-tiba, Kanti berlari pulang. Saat di sekolah, Kanti menghindariku. Apakah Kanti marah karena kutertawa…
MENURUTMU TARING ITU KEREN? SAMURAI ITU LUCU? ASTEROID ITU ASYIK? Kamu pasti suka buka ini! Selamat datang di Serba Maut!, di mana kami mengumpulkan semua bahaya yang menantang maut, kejutan beracun, sejarah seram, dan kengerian alam yang hanya bisa dihadapi oleh pembaca tangguh. Semuanya dikemas dalam buku yang mendebarkan dan mengerikan ini. Mau baca tentang benua paling mematikan? Buka bab 7…
from the back cover: This is the story of Karen Silkwood. It begins with her death. Why does her story begin where it should end? Certain people wanted her death to be an ending. Why? What were they afraid of? Karen Silkwood had something to tell us, and she believed that it was important. Why didn't she live to tell us? Will we ever know what really happened? The questions go on and on, but …