Pekerjaan saya memang kedengaran membosankan— mengelilingi tempat yang itu-itu saja, diisi kaki-kaki berkeringat dan orang-orang berisik, diusik cicak-cicak kurang ajar, mendengar lagu aneh tentang tahu berbentuk bulat dan digoreng tanpa persiapan sebelumnya—tapi saya menggemarinya. Saya senang mengetahui cerita manusia dan kecoa dan tikus dan serangga yang mampir. Saya senang melihat-lihat…
Menjadi diri sendiri mungkin terdengar mudah untuk dilakukan, tetapi nyatanya perlu usaha dan daya upaya lebih untuk bisa dikenal, paham, hingga akhirnya cita dan rawat diri kita. Lewat narasi & ilustrasi doodles di dalam buku ini @wantja selaku penulis berharap bahwa teman pembaca menikmati dan mendapatkan manfaat yang dapat diboyong dalam kehidupan sehari-hari. Buku Ini Aku! Merupakan kum…
Di masa depan, perpustakaan tak ubahnya pekuburan prahistoris. Di sanalah kita bertemu dengan seorang gadis, dan sebelas buku yang menceritakan sejarah dengan cara masing-masing. Cerita dalam buku-buku itu sering terasa ganjil, kadang terasa begitu asing, kadang pula sebaliknya: terasa dekat, seperti kita tahu tentang apa sebetulnya cerita-cerita itu. Setiap buku menyajikan cerita yang sepenuhn…
“Jam tiga dini hari, sweter, dan jalanan yang gelap dan sepi .... Ada peta, petunjuk; dan Jakarta menjadi tempat yang belum pernah kami datangi sebelumnya.” Mawar, hyacinth biru, dan melati. Dibawa balon perak, tiga bunga ini diantar setiap hari ke balkon apartemen Emina. Tanpa pengirim, tanpa pesan; hanya kemungkinan adanya stalker mencurigakan yang tahu alamat tempat tinggalnya. Ket…
Pangeran Amat Mude kecil diusir dari negerinya sendiri oleh pamannya yang merebut takhta. Namun, Pangeran Amat Mude tak menyerah. Ketika dewasa, dia bertekad merebut kembali takhtanya. Pamannya yang licik pun memberikan syarat yang mustahil. Akankah Pangeran Amat Mude berhasil melaksanakan syarat dari pamannya itu?