aku sampai padamu, malin dengan sepenuh degup yang tak bisa disembunyikan tali-temali, pecahan kapal yang sepenuhnya palsu. juga dirimu, tak berarti apa-apa sejarah perlu penanda, yang abadi butuh bukti. aku datang padamu, malin dengan rusuh hati tak terkendali. kau terjepit di antara berisik pariwisata telungkup sendirian sebagai pendosa yang terus dikutuk setiap penziarah mengabadikanmu da…
Childish Literature is a charming and wide-ranging collection of short stories, essays, and even a couple of poems produced under the influence of fatherhood, a transformative experience that reshapes and enlivens the author's relationship to aging, intimacy, and time. Written in Alejandro Zambra’s brilliantly warm, playful, and philosophical voice, these pieces explore the lives of families …
From the cloud-gazing hours of early spring to the lost bicycles of late autumn, Grant Snider’s brilliantly illustrated Poetry Comics will take you climbing, floating, swimming, and tumbling through all the year’s ups, downs, and in-betweens. He proves that absolutely everything, momentous or minuscule, is worthy of attention, whether snail shells, building blocks, the lamented late bus, or…
'For safety is a precious place, a place to call our own. This road is hard, this road is long, this road that leads us home.' As winter approaches, a bird flees with her chick, a mouse builds a nest for her child and rabbits run from wolves that roam in the darkening woods. The road home is long and hard, but the animals have each other in this poetic meditation on nature, survival and love.
A book to encourage resilience, and persistence and to help children bounce back from challenges and adversity
Aku benci berada di antara orang-orang yang bahagia. Mereka bicara tentang segala sesuatu, tapi kata-kata mereka tidak mengatakan apa-apa. Mereka tertawa dan menipu diri sendiri menganggap hidup mereka baik-baik saja. Mereka berpesta dan membunuh anak kecil dalam diri mereka. Aku senang berada di antara orang-orang yang patah hati. Mereka tidak banyak bicara, jujur, dan berbahaya. Mereka tah…
Jika kata-kata diibaratkan air, maka sejatinya ia mengalir bebas ke berbagai arah. Seperti juga puisi-puisi di buku ini. Sindhunata menulis tentang yang suci sampai yang kotor, yang atas sampai yang bawah, yang rasional sampai yang irasional. Beberapa terdengar seperti doa, yang lain seperti sumpah serapah, lainnya lagi seperti mantra. Tidak berhenti sebagai puisi, beberapa telah beralih wahana…
Catatan Bawah Tanah adalah kumpulan sajak yang ditulis M. Fadjroel Rachman ketika mendekam di penjara Kebonwaru, Nusakambangan, Bakorstranasda Jawa Barat, dan Sukamiskin pada paruh terakhir 1980-an. Si penyair menghadirkan perasaan, harapan, hingga kemarahan terhadap kekuasaan melalui metafora dan imaji yang kadang tak terduga. Membaca sajak-sajak di dalam buku ini akan menggelorakan hati. K…