Buku ini merupakan panduan orangtua untuk memperkenalkan anak dengan ukuran dan cara mendapat makanan. Cerita yang ringan dengan gaya berirama akan mengembangkan kemampuan berbahasa si kecil. Anak pun jadi mudah menyerap kosakata baru. Dengan ilustrasi imut dan penuh warna, diharapkan membuat anak semakin gemar membaca buku.
Buku ini merupakan panduan orangtua untuk memperkenalkan anak dengan hari pertama ke sekolah. Cerita yang ringan dengan gaya berirama akan mengembangkan kemampuan berbahasa si kecil. Anak pun jadi mudah menyerap kosakata baru. Dengan ilustrasi imut dan penuh warna, diharapkan membuat anak semakin gemar membaca buku.
Tuti ingin belajar membaca seperti kakaknya, Titu. Namun, kedua tikus kecil ini harus berlari dan menemukan tempat yang aman dahulu untuk membaca. Di manakah tempat terbaik bagi Titu dan Tuti untuk menikmati sebuah cerita?
Nasi Putih tidak suka dimakan oleh keluarga sederhana. Ia pun terus menggerutu. Kemudian, ia bertemu dengan Nasi Kuning. Dari Nasi Kuning, Nasi Putih mendapat pelajaran yang sangat berharga. APa itu? Yuk, baca buku ini agar kita senantiasa menghargai makanan.
Alu adalah kaleng minuman aluminium. Ia ingin kembali berguna setelah isinya habis dan dibuang. Melalui proses daur ulang, itu dapat terjadi. Yuk, ikuti perjalanan daur ulang sampah aluminium dalam buku ini.
Teta adalah karton pembungkus minuman yang telah dibuang. Ia ingin kembali bermanfaat untuk anak-anak. Melalui proses daur ulang, itu dapat terjadi. Yuk, ikuti perjalanan daur ulang sampah kemasan karton minuman dalam buku ini.
Tik-Tik adalah botol plastik bekas. Ia tidak ingin mencemari lingkungan, seperti sampah-sampah lain. Melalui proses daur ulang, itu dapat terjadi. Yuk, ikuti perjalanan daur ulang sampah botol plastik dalam buku ini.
Caca adalah bola kaca yang telah pecah. Ia tidak ingin melukai siapa saja setelah menjadi sampah. Melalui proses daur ulang, itu dapat terjadi. Yuk, ikuti perjalanan daur ulang sampah kaca melalui cerita dalam buku ini.