Ke manakah aku harus pergi?” Begitulah pikir Haris si Gajah saat kehilangan rumahnya. Hutan tempat tinggal Haris telah musnah, dibakar manusia. Haris yakin masih ada hutan untuk Haris dan teman-temannya. Di manakah itu? Amankah? Bagaimana mereka menghadapi manusia?
“Yes, of course, if it’s fine tomorrow,” said Mrs. Ramsay. “But you’ll have to be up with the lark,” she added. To her son these words conveyed an extraordinary joy, as if it were settled, the expedition were bound to take place, and the wonder to which he had looked forward, for years and years it seemed, was, after a night’s darkness and a day’s sail, within touch. Since he…
Ngatemin cuma ingin pulang ke Palungloro. Kembali ke desanya dan memeluk emaknya. Setahun telah dijalaninya di bui. ‘Cuti’ dari Lembaga Pemasyarakatan menjadi kesempatan Ngatemin membuktikan diri. Ngatemin bukan lagi Ngatemin yang dulu, otak komplotan pencurian gabah. Tidak disangka, Wiedha, Astrid, dan Sweta, juga sedang berlibur ke Palungloro. Wiedha-lah yang membongkar rencana pencurian …