Cerita tiga bersaudara tanpa ayah-ibu dan mereka berusaha untuk terus sekolah, meski untuk hidup saja susah. Berbagai cara dilakukan si sulung, bekerja apa saja demi pendidikan kedua adiknya. Dan di antara usaha yang dilakukan oleh mereka, selalu ada doa-doa yang menyertai.
SC Cilandak (Pre Conventional)
Pekikan cempreng yang berasal dari salah satu unit apartemen itu memekakkan telinga. Seorang gadis dengan piama kusut khas bangun tidur, memegang sebuah rok biru dengan kedua tangan. Ada aroma terbakar menguar di udara. Mulut gadis berpiama itu terbuka lebar-antara terkejut, heran, dan tak percaya. Di tangannya sekarang, ada rok SMP yang harus dia gunakan untuk mengikuti masa pengenalan sekolah…
Di balik pesona jalanan yang teratur dan penduduk yang tertib, kota pelabuhan Kobe sesungguhnya tidak baik-baik saja. Bisnis mengalir segencar angin musim semi Haru-ichiban bagi Mami Suzuki, pegawai hotel pada siang hari, detektif swasta pada malam hari. Siapakah yang berani mencuri dari seorang pedagang mutiara terbesar di Jepang? Di manakah keberadaan seorang koki sushi ternama dan mengapa…
Di antara rak-rak buku yang berdebu, tersembunyi rahasia yang tidak seharusnya ditemukan . Ketika Yeon-seo kehilangan harapan untuk menjadi penulis, dia menemukan sebuah toko buku asing. Toko yang tanpa alamat maupun papan nama. Hanya deretan buku yang seakan memanggilnya masuk. Awalnya dia hanya ingin mengistirahatkan diri di dalam toko itu. Namun ketika pemilik toko mengajaknya bergabung u…
Tiong-tsiah, si Gampang Lapar, begitu Papa memanggil Gongka. Tapi, kalau punya ayah yang jago masak apa saja, mulai bihun bebek, dadar tiram, bakcang, mi teh, kari daging, sampai kue-kue yang ketika digoreng menguarkan aroma manis yang memenuhi rumah, kau pasti akan gampang lapar juga seperti Gongka. Belum lagi jika Mama membuat sayur asem sedap dengan potongan ikan asin jambal roti. Surga suda…
Dua belas esai Albert Camus dalam buku ini adalah esai yang merekam renungan-renungannya tentang manusia, tentang kehidupan, tentang kematian. Liris, karena kesemua itu dikisahkan dengan akrab pada latar beragam yang terbentang dari Tipasa, Djemila, Algeris, sampai New York. Membaca esai-esai ini pembaca akan menemukan dirinya berkunjung ke “kota-kota tanpa masa lalu”, di mana di sepanjang …