Cerita diawali dengan sebaris SMS pendek. Hanya 203 karakter. SMS ini hendak dikirimkan seorang Mamak yang berpilu hati, karena anaknya tengah mengidap sakit parah. Setelah melalui persetujuan anaknya, sebaris pesan itu melejit cepat. Menuju empat penerima, yang entah di mana berada. Penerima pertama, seorang profesor muda dan pakar Fisika. Namanya Dalimunte. Ketika tengah mempresentasikan p…