Knowing the facts is not enough. If we want students to develop intellectually, creatively problem-solve, and grapple with complexity, the key is in conceptual understanding. A Concept-Based curriculum recaptures students’ innate curiosity about the world and provides the thrilling feeling of engaging one’s mind.
Akulah si penjaga sawah. Aku senang melihat petani bekerja. Aku juga senang melihat padi - padi tumbuh. Hei, ada hewan pengganggu ! Maukah kamu membantuku mengusir mereka?
Yuk, ajak anak-anak menemukan Pompon yang bersembunyi di antara benda - benda sambil belajar mengenal angka.
Anak ayam rajin membantu dan memberi makan teman - temannya. Mereka menyukai makanan yang berbeda - beda. Beruang suka makan madu. Pisang adalah makanan kesukaan monyet, kelinci senang makan wortel. Waduh, anak ayam lapar juga!
Pat berangkat untuk menyelamatkan orang -orang. Ayo kita cari tahu tugas Polisi dan mobil Polisi bersama Pat.