Di Hindia Belanda, seorang perempuan peranakan menulis surat kepada lelaki Indo. Surat itu berisi penentangannya soal diskriminasi ras dan peredaran opium di era 1930-an. Di sebuah kedai bandar, perkelahian antarpendatang tidak terbendung. Kedai itu pun menjadi saksi ketika para kasim Tiongkok datang menyebarkan agama Islam. Di sebuah kampung, penduduknya doyan mengadu sapi. Lambat laun, unt…
“Kalau soal kita, aku berani hidup susah, tapi kalau ada anak, lain urusannya.” Cerpen-cerpen dalam buku ini menceritakan kompleksitas kehidupan dalam keluarga dengan sederhana namun memikat. Ditulis dengan bahasa yang lugas dan pada beberapa bagian terkesan “jahil”, kita akan diajak menjajaki suasana, kekalutan, dan perasaan para tokohnya seakan itu terjadi pada tetangga, teman, sau…
Final untuk maju ke pertandingan sepak bola tingkat Provinsi Jawa Timur tinggal sebentar lagi. Ngatemin dan teman-teman satu timnya giat berlatih agar bisa menjadi wakil Kecamatan Wlingi dalam pertandingan tingkat provinsi itu. Meskipun harus berlatih dengan sepatu lawas dan kekecilan, tidak menghalangi kelihaian Ngatemin dalam menggiring bola menuju gawang lawan dan mencetak gol. Dia bahkan di…
Merak kecil mengidolakan merak besar. Berang kecil mengidolakan Berang Besar. Owa kecil mengidolakan Owa Besar. Bagaimana dengan Tapir kecil? "Tapir besar biasa saja", Pikirnya. Jadii, Siapakah idola Tapir Kecil