*Pari-pari nguning, mratandhani panèn uwis tumêka. Mbah Salami arêp nganakké tatacara miwit. Gêndhis lan kanca-kancané ngréwangi Simbah gawé takir. Nanging gawé takir nyatané ora gampang. Godhong gedhangé bola-bali suwek. Adhuh! * Padi-padi menguning, pertanda panen sudah tiba. Mbah Salami akan mengadakan upacara 'miwit'. Gendhis dan teman-temannya membantu Simbah membuat 'takir'. T…
Wis pirang-pirang dina udan ora lèrèn. Arum ora bisa dolan. Weruh kangmasé nyangking lodhong, Arum banjur nututi. Jebul kangmasé arep luru gangsir ing tilas setasiyun. Arum péngin mèlu. Sudah berhari-hari hujan tidak berhenti. Arum jadi tidak bisa pergi bermain. Melihat kakaknya membawa stoples, Arum pun mengikuti. Ternyata, kakaknya akan mencari gangsir di bekas stasiun. Arum ingin ikut.
Henny Penny is pecking at her corn when something drops on her head. She is sure it dropped from the sky, which can only mean one thing—the sky is falling and the world is about to end. Henny Penny sets off to deliver the terrible news to the king. Her friends join her along the way—and so does someone else who is not so friendly.
Zahra dan teman-temannya ingin ikut perayaaan Sekura. Mereka harus memakai topeng. Seperti apa topeng yang akan mereka buat, ya? Apakah mereka bisa ikut pawai di perayaan Sekura?
Erin ingin mencoba Siger Pepadun milik Kak Reni. Gawat, puncak mahkota siger menghilang. Bagaimana bisa? Dag, dig, dug, apa yang Erin harus lakukan?
Mod Aki adalah sebuah rumah di atas bukit. Sekian lama ia ditinggalkan Eli dan keluarganya. Mod Aki merasa kesepian. Apa yang berhasil membuat Mod Aki merasa gembira lagi. Kenangan hidup dengan bebas dan lepas yang Mod Aki miliki di bukitnya perlahan pergi bersama dengan waktu. Musim berubah, orang-orang berganti, tapi kenangan itu selalu ada di sana. Keriaan nyantian, tarian, dan aroma masa…
Push, pull and slide the scenes to celebrate Lunar New Year