Lomba tujuh belasan di sekolah, Luna dan Melly bakal satu kelompok dengan Jehan, anak yang dikenal paling ceroboh dan lamban di kelas. Karena sifatnya itu, banyak teman yang tidak mau sekelompok dengannya. Namun, Luna dan Melly bakal membuktikan kalau kelompok mereka bertiga bisa kompak bekerja sama dan memenangkan perlombaan.
The panic years can hit at any time but they are most commonly triggered somewhere between the ages of twenty-five and forty. During this time, every decision a woman makes - from postcode to partner, friends to family, work to weekends - will be impacted by the urgency of the one decision with a deadline, the one decision that is impossible to take back: whether or not to have a baby. But h…
Pada tanggal 1 November, Heviakan pergi ke tempat yang indah dan menakjubkan, yaitu London. Hevi memang anak yang rajin dan pintar. Perjalanannya ke London bukan semata-mata untuk liburan, lho, tapi untuk mengikuti olimpiade Matematika. Wah, keren, ya! Tak terasa, waktu yang dinantinantikan pun datang. Hevi sudah tidak sabar untuk pergi ke kota impiannya. Seperti apakah cerita Hevi di London? M…
Marla dan Michelle paling senang memberi makan kucing liar di sekitar rumah mereka. Saking seringnya memberi makan kucing líar, rumah mereka jadi terkena kutukan kucing liar! Gawat, seperti apa kutukannya, ya?
There are no dragons in this book! Wait, is that really true? There was one right here, wasn’t there? Was he hiding in the attic? What do you mean, he’s not alone? Come on, let’s give the book a good shake and see what happens!
Raden Sagara dan ibunya, Raden Ayu Tunjungsekar, tinggal di sebuah pulau tak bernama. Suatu hari, Raden Sagara kehilangan nafsu makan. Dia menjadi sangat lesu dan rewel. Dia harus makan madu. Berhasilkah mereka membawa pulang madu saat tak ada yang membantu?