Pada abad ke-17, manusia masih mengira makhluk hidup paling kecil adalah serangga. Namun, semenjak hasil obersvasi Leeuwenhoek melalui mikroskop mulai berkembang dan mengejutkan masyarakat.
Demi membuktikan bahwa dirinya bukan penakut, Wall-nut bersedia mencoba mesin waktu ciptaan Torchwood dan tiba di periode Trias! Di sana, entah bagaimana dia berhasil menyelamatkan kawanan Eoraptor dari para Herrerasaurus. Karena dianggap pahlawan, Wall-nut jadi tidak mau pulang ke masanya! Namun, serangan itu belum selesai… Apa Wall-nut si penakut benar-benar bisa jadi berani dan mengalahkan…
Seri Ensiklopedia Pertamaku: Sopan Santun adalah buku pintar yang berisi pengetahuan umum tentang bagaimana bersopan santun terhadap lingkungan sekitar. Anak-anak dikenalkan dengan kegiatan yang bisa dilakukan untuk bersopan santun kepada teman sebaya dan lingkungannya.
Ulasan materi pendidikan/pelajaran/pengetahuan secara mendalam. Ada karakter yang membahas materi pengetahuan di dalam setiap judul (dua karakter utama: Omji (perempuan) dan Komji (laki-laki), serta beberapa karakter tambahan sesuai tema) 18 x 24, 160 halaman, full color
Seri Ensiklopedia Pertamaku: Hati-Hati, Nak! adalah buku pintar yang berisi pengetahuan umum tentang segala kegiatan yang dilakukan anak-anak agar lebih berhati-hati. Anak-anak dikenalkan untuk lebih berhati-hati dalam melakukan suatu kegiatan agar tidak melukai dirinya sendiri dan orang lain.
Masa kecil adalah harta karun yang penuh dengan momen bahagia. Kenangan indah ini seperti permata yang kita simpan, siap menerangi hari-hari kita yang suram. Buku ini mengajak kita untuk menemukan permata tersembunyi dalam diri, baik anak-anak maupun dewasa. Dengan cerita-cerita penuh makna dan ilustrasi yang memukau, buku ini membawa kita dalam pelukan kehangatan dan kebahagiaan.
Cerita Si Juki memang ga pernah jauh2 dari isi kantong alias dompet. Kali ini pun, cerita Si Juki berkisar tentang bagaimana cara menabung yang baik.
Sambil bersembunyi di bawah jembatan, Troll si monster garang suka meneriakkan kata-kata buruk. Dia meneriaki hewan-hewan yang lewat dengan megafon kesayangannya. Semua hewan jadi takut padanya. Namun, sewaktu Kelinci datang ke sarangnya, Troll bersikap berbeda. Kelinci tidak takut pada Troll. Apa?! Lalu, apa yang akan Troll lakukan untuk menghadapi Kelinci? Hidden under the bridge, Trol…