Harimau! Harimau! telah mendapat Hadiah Yayasan Buku Utama sebagai buku penulisan sastra terbaik tahun 1975. Buku ini dapat dibaca sebagai sebuah cerita petualangan di rimba raya oleh sekelompok pengumpul damar yang diburu oleh seekor harimau yang kelaparan. Berhari-hari mereka mencoba menyelamatkan diri mereka dan seorang demi seorang di antara mereka jatuh menjadi korban terkaman harimau. …
Hal kedua yang gue nggak sempat kasih tahu Iman: jadi orang yang dikenal publik harus tahan dengan asumsi-asumsi orang. Misalnya, orang-orang penuh dengan asumsi yang salah. Gue kurusan dikit, dikomentarin orang yang baru ketemu, ‘Bang Radit, kurusan, deh. Buat film baru, ya?’ Gue geleng, ‘Enggak.’ Gue bilang, ‘Emang lagi diet aja.’ Dia malah balas bilang, ‘Ah, bohong! Paling abis…
Memasuki tahun kesepuluh sebagai penulis, Raditya Dika melahirkan karya terbarunya Koala Kumal. Masih mengusung genre yang sama—kisah-kisah komedi yang didasarkan pada pengalaman si penulis, kali ini lewat Koala Kumal, Raditya Dika mengajak pembacanya berbicara tentang hubungan yang ‘patah’. Mulai dari renggangnya hubungan pertemanan, perasaan yang berubah kepada orang yang sama, hubungan…
Nyokap memandangi penjuru kamar gue. Dia diam sebentar, tersenyum, lalu bertanya, ‘Kamu takut ya? Makanya belom tidur?’ ‘Enggak, kenapa harus takut?’ ‘Ya, siapa tahu rumah baru ini ada hantunya, hiiiiii...,’ kata Nyokap, mencoba menakut-nakuti. ‘Enggak takut, Ma,’ jawab gue. ‘Kikkikikiki.’ Nyokap mencoba menirukan suara kuntilanak, yang malah terdengar seperti ABG kebany…
Esok paginya, ternyata jerawat gw makin banyak!!! Tidakkkk... rupanya ada yang infeksi gitu soalnya si tukang salon salah ngasih obat.... Nyokap gw langsung panik... mulai saat itu, dia bersiin muka gw pake lotion ama toner pembersih setiap malam.... Ajaibnya, setiap kali dibersiin ama dia, paginya pasti jerawat gw berkurang banyak sekali!!! Selidik punya selidik, gw bertanya pada sang mama..…
Buku ini dipersembahkan untuk orang-orang yang pernah dilukai, hingga susah melupakan. Untuk orang-orang yang mencintai, tapi dikhianati. Juga yang mengkhianati, lalu menyadari semua bukanlah hal yang baik untuk hati. Kepada orang-orang yang diam-diam jatuh cinta, suka pada sahabat sendiri, tidak bisa berpaling dari orang yang sama, dan hal-hal yang lebih pahit dari itu. Mari mengenang, tapi ja…
“Kita tahu urusan ‘halal-haram’ dengan baik, tetapi mengapa yang ‘haram’ hanya mereka, sedangkan bagi kita segala kebejatan yang paling haram kita bungkus dengan jubah putih agar tampak seolah-olah halal? Adakah kau kira Tuhan terpesona melihat kelicikan seperti itu? Politik memang bisa dan selalu menipu. Orang banyak, yang lemah status sosial-politiknya, mudah pula ditipu. Kita puas …
Cerita fiksi ini terinspirasi kisah nyata si Aku, cucu seorang eksil dari Tiongkok yang beranak-pinak di Madja, Banten, dan buyut pemilik penggilingan padi di Indramayu. Dengan latar belakang itu, hidup Aku bisa disebut nyeleneh: penulis cerpen sejak sekolah menengah umum, bandar gelap judi hwa hwee, dan wartawan harian Indonesia Raya, salah satu surat kabar terkemuka di Indonesia pada zamannya…
Buku kumpulan lakon monolog bertajuk Suwarna-Suwarni ini ditulis oleh seorang pribadi yang "rangkap," penulis sekaligus aktor. 20 lakon monolog di dalamnya bagian hasil eksplorasi dengan kinerja yang cepat dan berdaya, periode proses kreatif 2016-2017. Kecepatan kerja penulis buku ini setara dengan kemampuannya dalam menjabar gagasan ke dalam lakon. Khusus, otentik, cerdas, dengan penggunaan si…
Penulis-penulis Terpilih: Adek Alwi Agus Noor Bre Redana Gde Aryantha Soethama Harris Effendi Thahar Joni Ariadinata Jujur Prananto Palti R. Tamba Ratna Indraswari Ibrahim Satyagraha Hoerip Seno Gumira Ajidarma Yanusa Nugroho Kewajiban mempertimbangkan selera orang banyak, seperti kita lihat dalam kumpulan cerpen ini, memang memperbesar kecenderungan untuk bertutur secara reali…