More than 40 ready to reproduce pages for the fun, skill-building practice they need! For use with Grade 3
There's A Folder In Principal Kelling's Office That's As Thick As A Phone Book, And It's Growin Daily. It's Filled With The Incident Reports For Every Time Clayton Hensley Broke The Rules.
Pagi ini Cican ragu-ragu masuk ke dalam kelas. Hatinya gelisah, dadanya berdegup kencang. Ada apa dengan Cican, ya? Oh...rupanya, hari ini semua murid akan unjuk kebolehan. Namun, Cican malu tampil di depan kelas. Teman-teman, yuk bantu Cican mengatasi rasa malunya.
Jerapah dan Poni mengantarkan kue ke rumah Pama Beruang. Nenek Zebra hanya menyebutkan rumah Paman Beruang ada pohon mangganya. Wah, bisa tidak, ya, Jerapah dan Poni menemukan rumah Pohon Beruang?
Wah, kue wortel Pipi sudah matang! Sambil menunggu kuenya dingin, Pipi membersihka dapur. Goyi yang tidak sabar, mengambil kue Pipi tanpa izin! Tapi, setelah memakannya , tiba-tiba, "Aaaaaa!" Waduh, ada apa, ya?
Waaah, Pipi punya kejutan untuk Goyi! Goyi senang sekali dan ingin melihatnya sekarang juga! Tapi... "Sebentar, Goyi! Tidak bisa sekarang, kamu harus menunggu," kata Pipi. Wah...kira-kira, apa, ya, kejutan dari Pipi untuk Goyi? Apakah Goyi bisa menunggu dengan sabar?
Goyi dan Pipi ingin membuat panekuk. Namun, selalu ada kejadian yang membuat mereka harus meninggalkan dapur. Ada apa, ya? Apakah mereka berhasil membuat panekuk?
Buku ini berkisah tentang pertemanan Jolu, si burung jalak dan Kobi, si kerbau. Mereka berdua adalah teman baik yang satu sama lain saling membutuhkan. Dalam ilmu sains, hubungan persahabatan ini disebut sebagai simbiosis mutualisme.
Dalam buku ini, Gika, si gajah akan bercerita tentang kehidupannya bersama dengankeluarganya. Kira-kira, apa yang biasa dilakukan si hewan pintar ini ya? Yuk, kita baca buku ini bersama dengan ayah dan ibu atau temanmu. Setiap makhluk itu memang unik dan istimewa. Hewan-hewan, termasuk gajah pun demikian. Mereka punya keahlian masing-masing yang ak dimiliki hewan lain. Kalian juga pasti punya k…
Rima, Rifki, dan Riza mencari-cari bola mereka di sebuah rumah tua yang besar. Dengan hati-hati, mereka mengikuti suara pantulan bola di kegelapan rumah tua. Apa lagi yang mereka temukan di rumah tua itu, ya?