Ada cerita di setiap pertemuan. Ada senyum yang merekah. Ada pelukan hangat yang menyambut. Ada jemari yang saling bertaut. Ada janji yang terucap. Tak sedikit ada pedih tersisa di ujung pertemuan. Ada isak yang tertahan. Ada lubang besar menganga di jiwa. Semesta bergerak. Hidup tidak selalu berputar di titik yang sama. Sejatinya pertemuan selalu berjalan beriringan dengan perpisahan, merek…
Ini tentang Rangga Raja setelah pendakian 3726 MDPL yang ia rencanakan bersama Andini Hangura selesai. Di puncak Rinjani, ia bertemu dengan orang baru yang menyenangkan, La Nina. Dan di kehidupannya yang sekarang, ia juga bertemu dengan teman lama, Nadia G. Sahara. Kedatangan Nina dan Nadia membentuk hal-hal yang baru dan berkesan, tapi tentang Andini Hangura masih cukup indah untuk Rangga. …
Komik ini adalah kelanjutan dari komik Dilan Bagian 1
James adalah tipe cowok green flag, jomblo berkualitas tinggi. Pintar, lulusan kampus top luar negeri, punya pekerjaan dan karier yang cemerlang, tampan, baik hati. Dengan keluarga yang spesial. Masalahnya, dia pemalu, terlalu sibuk kerja, fokus pada kariernya. Jadilah dia tidak kunjung mendapat jodoh. Hingga suatu hari, dia jatuh cinta. Pada wanita yang benar-benar di luar dugaan. Dan dimula…
Sebenarnya, apakah itu perasaan? Keinginan? Rasa memiliki? Rasa sakit, gelisah, sesak, tidak bisa tidur, kerinduan, kebencian? Bukankah dengan berlalunya waktu semuanya seperti gelas kosong yang berdebu, begitu-begitu saja, tidak istimewa. Malah lucu serta gemas saat dikenang. Sebenarnya, siapakah yang selalu pantas kita sayangi? Apakah itu arti 'kesempatan'? Apakah itu makna 'keputusan'? Bagai…
Memutarbalik rasa a la Pidi Baiq. Menurut saya, judul itu adalah ungkapan yang tepat dalam menggambarkan secara keseluruhan novel ‘Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990’. Karakter Dilan begitu kuat, menghegemoni pikiran dan rasa, sehingga (barangkali) tak satu pun perempuan yang tak dibuat meleleh bila diperlakukan begitu manis dan hangat oleh tokoh utama dalam novel karangan Pidi itu. Sa…