Zayn tidak pernah menyangka jika kepindahannya ke kosan murah itu membawa petaka. Pada awalnya, laki-laki itu hanya mencari kosan murah untuk menetap selama dirinya berkuliah di EN-University. Hari-harinya pun menyenangkan karena berkenalan dengan penghuni lainnya yang sangat baik, mereka Hessa, Zilan, Saka, Joshua, Ken, dan juga Diky. Kosan tersebut memiliki sistem pemilihan penghuni yang s…
Setelah beberapa waktu berlalu, Geivano kembali bertemu dengan Giya, adik kelasnya semasa SMA yang pernah dikejar-kejarnya tanpa alasan. Pertemuan mereka kembali membangkitkan rasa iseng Geivano, terlebih ketika melihat Giya masih saja seperti dulu, jutek dan tidak terlihat tertarik sedikit pun terhadapnya. Namun berbeda seperti dulu, kali ini justru keisengan Geivano malah membawanya semaki…
Rafa sudah kelas satu. Di kelas satu banyak hal baru. Apa saja itu?
Hepi, perantau bujang yang menyalakan dendam di tepi danau. Martiaz, ayah yang pecah kongsi dengan anaknya di simpang jalan. Datuk, kakek yang ingin menebus dosa masa lalu di tengah surau. Pandeka Luko, pahlawan gila yang mengobati luka lama di rumah usang. Apakah "alam terkembang jadi guru" menjadi amanat hidupnya? Mungkinkan maaf dan lupa menjadi penawar bagi segenap luka? Ikuti petuala…
Orang miskin bilang : besok makan apa? Orang biasa bilang : besok makan dimana? Orang kaya bilang : besok makan siapa? Buku ini mengantarkan kita ke masa di mana Indonesia yang tadinya sedang menghadapi krisis ekonomi menuju lompatan ekonomi paling besar dalam sejarahnya. Para pengusaha mengenang masa itu sebagai masa paling indah, di mana mendapatkan uang semudah memintanya saja. "Just…
Namaku Rizki. Usiaku empat belas tahun. Saat ini aku berdiri di depan panti asuhan, membawa dua adik perempuanku. Bukan. Aku bukan anak yatim piatu. Ibuku masih hidup. Tapi, dua menit yang lalu adalah terakhir kali aku bertemu dengan ibu. Hingga kelak aku dewasa, kami tak pernah bertemu lagi. Sementara ayahku tewas tertembak. Panti asuhan ini bukan panti asuhan betulan. Dari luar memang ada pla…
Marni dan Rahayu adalah potret dari dua generasi perempuan yang hidup dalam dunia di mana tubuh mereka dikontrol, suara mereka dibungkam, dan kebenaran hanya milik negara. Mereka bukan hanya karakter fiksi, tetapi perwakilan dari jutaan perempuan dan rakyat Indonesia yang hidup dalam rezim represif yang membuat mereka tak punya kuasa atas diri sendiri. Di tengah ancaman kembalinya militerism…