This beloved book has touched hundreds of thousands of lives with its profound and actionable advice. Retaining the core message of becoming more mindful in our relationships, this edition includes new and revised material that addresses how we live and love today. A new preface touches on David Richo’s experience with the book over time and outlines the key updates, including attention to on…
Latte terbangun kaget. Gawat, ia kesiangan. Semalam ia belajar sampai larut malam. Ia jadi terlambat masuk kelas. Padahal hari itu ada ujian. Bisakah Latte mengerjakan soal ujian dengan baik?
Lomba lari dimulai. Tiba-tiba Kubu terjatuh Apa yang terjadi kemudian? Kubu dan Sima ikut lomba lari. Sima belum sarapan, Maka Kubu membagikan bekalnya
BFFs examines female friendship as a site of radical intimacy, as told through the cultural touchstones around us. From Elena Ferrante to Booksmart, Little Women to Insecure, and beyond, the book considers how female friendships can offer a more expansive and emancipatory understanding of female intimacy.
Jatuh cinta lagi? Hmm, sepertinya itu tak ada lagi dalam kamus Helga. Kegagalannya dalam cinta dan selalu disakiti cowok, membuatnya merasa cukup! Untuk apa mengulangi semuanya lagi dari awal? Sebagai seorang penulis, Helga selalu mengabadikan hal berkesan di hidupnya dalam bentuk buku. Dan di tengah proses penulisan buku keenamnya, ia dipertemukan dengan 'buaya' tampan- Cello. Cello yan…
Hari ini libur! Kubu dan teman teman ingin mencoba naik MRT ke rumah tante Yes. Ternyata untuk ke stasiun MRT, mereka harus gonta ganti kendaraan. Yuk, ikuti petualangan seru mereka naik MRT
Waktu istirahat tiba. Kubu dan teman-teman mau makan bekal sama-sama Tapi, Duba lupa bawa bekal. Kasihan, dia kelaparan. Apa yang terjadi selanjutnya?
Hari ini anak-anak belajar di alam. Mereka melihat bunga matahari dan ulat bulu. Kubu menemukan sarang burung. Di dalam sarang, ada tiga telur. Belajar di alam bebas, sungguh menyenangkan.