A book about how scientists learn about past. Even the smallest bits of stone can be clues to how ancient peopls lived, so archaeologists dig very, very carefully! ride and find out how some chipped rocks, burned seeds, and stained dirt can suggest what
Alu adalah kaleng minuman aluminium. Ia ingin kembali berguna setelah isinya habis dan dibuang. Melalui proses daur ulang, itu dapat terjadi. Yuk, ikuti perjalanan daur ulang sampah aluminium dalam buku ini.
Teta adalah karton pembungkus minuman yang telah dibuang. Ia ingin kembali bermanfaat untuk anak-anak. Melalui proses daur ulang, itu dapat terjadi. Yuk, ikuti perjalanan daur ulang sampah kemasan karton minuman dalam buku ini.
Tik-Tik adalah botol plastik bekas. Ia tidak ingin mencemari lingkungan, seperti sampah-sampah lain. Melalui proses daur ulang, itu dapat terjadi. Yuk, ikuti perjalanan daur ulang sampah botol plastik dalam buku ini.
Caca adalah bola kaca yang telah pecah. Ia tidak ingin melukai siapa saja setelah menjadi sampah. Melalui proses daur ulang, itu dapat terjadi. Yuk, ikuti perjalanan daur ulang sampah kaca melalui cerita dalam buku ini.
Obi adalah mobil mainan besi yang telah rusak dan dibuang. Ia tetap ingin dapat dimainkan oleh anak-anak. Melalui proses daur ulang, itu dapat terjadi. Yuk, ikuti perjalanan daur ulang sampah besi melalui cerita dalam buku ini.
Di sekolah barunya, Nara bertemu dengan dua orang teman yang unik. Nara menyapanya, tetapi mereka tak menjawab. Kenapa, ya? Nara semakin penasaran. Yuk, cari tahu bersama Nara!
Saat istirahat, Aldi membagi bekalnya dengan Vino yang memilik gangguan ADHD. Eh, tapi, Vino malah jadi tak bisa diam. Aduh, apa Aldi salah, ya? Lalu, bagaimana Aldi dapat membantu Vino?
Ginda selalu membacakan cerita untuk Karim yang tunanetra. Namun, sudah beberapa hari Ginda tak datang. Karim ingin mengunjunginya. Bisakah Karim melakukannya?
Meski tunadaksa, Fina pantang menyerah. Fina juga dapat melakukan semua sendiri. Apakah ada yang tidak bisa Fina lakukan? Teman-teman Fina penasaran. Ayo, cari tahu bersama mereka