Buku ini mengupas rancunya hubungan antara bahasa dan makna yang merupakan hakikat komunikasi.'
Dad says our sofa is too lumpy, Granny Clayton says that it's terrible for her bad back. I think, "What is it with grown-ups? Our sofa is big, blue and brilliant!"
Awal tahu ajaran ini menyebalkan . Karena ada empat Grace di kelas, Grace Stewart tidak sengaja mendapat panggilan Grace Aja. Bayangkan, "Grace Aja" bukannya "Grace" aja.
Dan's grandpa was death. Dan remmember about him and feel so sad.'
Didalam buku ini terdapat kisah-kisah yang menggugah dan membangkitkan semangat anak-anak untuk mewarnai kehidupan mereka.'
Milo sedih. Teman-temannya berkata bahwa ia terlalu pendek untuk menjadi kapten bajak laut dan tidak cukup kuat untuk menjadi singa si raja hutan. Tetapi menurut ibunya, menjadi seorang pengintai, memanjat tangga tali di kapal, atau menjadi seekor kera yang berayun di antara pepohonan, semuanya sangat hebat! Milo bisa menjadi apa pun yang ia inginkan...
The man we call Buddha was born as Siddhartha in Nepal around 563 B.C. to the king and the queen of Shakya. After his birth, a great seer decreed that the baby would be holy, and early on Siddhartha exhibited great inteligence and empathy. His father wanted him to become king, not a hliy man, but Siddhartha was not satisfied by his pampered life, and was moved by the hardship of the commoners.