Kungkong péngin bisa mabur. Nanging dhèwèké ora duwé swiwi. Kungkong golèk cara. Dhèwèké arep njaluk bodholan wuluné Bu Babon dianggo gawé swiwi. Kungkong kasil bisa mabur ora, ya? Kungkong ingin bisa terbang. Namun, dia tidak punya sayap. Kungkong mencari cara. Dia akan meminta bulu-bulu yang lepas milik Bu Babon untuk dibuat sayap. Apakah Kungkong berhasil terbang?
Wiwit lan kanca-kancané dolan bareng. Nanging padha bingung arep dolanan apa. Kanca-kancané ngajak pènèkan. Dhuh! Wiwit ora isa pènèkan. Kepiyé, ya? Wiwit dan teman-temannya bermain bersama. Namun, mereka bingung mau bermain apa. Teman-temannya mengajak naik pohon. Aduh! Wiwit tidak bisa naik pohon. Gimana, ya?
Ambar pèngin wasis bèkelan kaya Fèni kanca raketé. Nanging bèkelan angèl banget kanggoné Ambar. Ambar bisa ora, ya? Ambar ingin bisa lincah bermain bekel seperti Feni, teman dekatnya. Namun, bermain bekel susah sekali buat Ambar. Ambar bisa tidak, ya?
Rahman punya hobi yang aneh. Mengkhayal tanpa kenal tempat. Naik sepeda mengkhayal, belajar mengkhayal, di mana-mana mengkhayal. Khayalannya hanya satu, ingin jadi orang kaya. Aditya mewujudkan semua khayalannya menjadi nyata. Rahman tiba-tiba menjadi orang kaya, meski dengan cara yang tidak patut. Mandi yang dulunya pakai gayung kini pakai shower, dulu pakai ember kini pakai bathtub. Kas…
*Pari-pari nguning, mratandhani panèn uwis tumêka. Mbah Salami arêp nganakké tatacara miwit. Gêndhis lan kanca-kancané ngréwangi Simbah gawé takir. Nanging gawé takir nyatané ora gampang. Godhong gedhangé bola-bali suwek. Adhuh! * Padi-padi menguning, pertanda panen sudah tiba. Mbah Salami akan mengadakan upacara 'miwit'. Gendhis dan teman-temannya membantu Simbah membuat 'takir'. T…
TIGA PEMUSIK ISTANA Raja Kerajaan Saloka selalu memiliki ide-ide yang tak biasa, bahkan sering kali menyulitkan penasihat dan rakyatnya. Ketika kekeringan parah melanda dan rakyat menderita, sang raja malah mengusulkan solusi yang tak masuk akal: sebuah pertunjukan musik meriah di tengah penderitaan. Penasihat istana dibuat bingung menghadapi keinginan raja yang tak terbendung. Dalam kebi…
Wis pirang-pirang dina udan ora lèrèn. Arum ora bisa dolan. Weruh kangmasé nyangking lodhong, Arum banjur nututi. Jebul kangmasé arep luru gangsir ing tilas setasiyun. Arum péngin mèlu. Sudah berhari-hari hujan tidak berhenti. Arum jadi tidak bisa pergi bermain. Melihat kakaknya membawa stoples, Arum pun mengikuti. Ternyata, kakaknya akan mencari gangsir di bekas stasiun. Arum ingin ikut.
Timur adalah bocah manis dari Wamena, Papua. Dia baru lulus SD dan ingin melanjutkan ke SMP. Namun, jarak rumah dengan SMP sangat jauh. Apalagi, Bapak melarang Timur melanjutkan sekolah karena harus membantu Mama menjaga Moses, adiknya. Diam-diam, Timur tetap melanjutkan sekolah ke SMP tanpa sepengetahuan Bapak. Awalnya, semua berjalan mulus. Timur bisa sekolah bersama teman-temannya. Namun,…
Begitu Saja Bok berminat menjadi Ketua OSIS Repot! Negeri, mengikuti pemilihan Ketua OSIS di sekolahnya. la setelah mendapat informasi bahwa ada perguruan tinggi negeri yang membuka seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur prestasi bagi ketua OSIS. Kedua rival Maul juga punya alasan yang sama. Ketiga calon diberi tantangan melakukan kampanye melalui media sosial. Persoalan muncul ketika banya…
Ibu Kata Nusantara (Antologi Puisi) Apa yang terlintas ketika mendengar kata Nusantara? Apakah sepintas kita ingin gema seperti saat Misa di Gereja? Atau kita ingin serupa wangi dupa dari Biara dan Pura? Mungkin juga menjelma ibarat Adzan yang menyentuh sampai jauh? Nyatanya, Nusantara adalah cita-cita dan cinta yang lahir, tumbuh, dan berjuang di tengah doa, luka, dan prahara. Apa yan…