In the fifth book in the sensational Before the Coffee Gets Cold series translated from Japanese, the mysterious café where customers arrive hoping to travel back in time welcomes four new guests: - The father who could not allow his daughter to get married - A woman who couldn't give Valentine's Day chocolates to her loved one - A boy who wants to show his smile to his divorced parents …
The only people one may meet while back in the past are those who have visited the cafe
The hour was late and Mr Bear was tired. But he could not sleep - however he tried and wherever he tried. SNORE, SNORE went Mrs Bear. TICK-TOCK, TICK-TOCK went the clock. Would he never get to sleep? The familiar noises, repetition and beautiful illustrations make this delightful picture book an all-time favourite with children and adults everywhere.
Di sebuah gang kecil di Ginza, deretan kafe berlatar musik jazz menjadi saksi kematian seorang pelayan muda toko tembakau. Nafas terakhirnya menyebut nama sang nyonya yang sempat terlihat bergumul dengannya di hadapan para saksi. Namun tak lama kemudian, sang nyonya justru ditemukan tewas di dalam lemari dan dari kondisi mayatnya, ia lebih dulu meninggal dibanding sang pelayan. Memangnya mungki…
A big-hearted global celebration of mosques and the diverse worshippers that they welcome every day! My mosque feels safe like home. In my mosque, we pray for peace, love and joy. You are welcome in my mosque. Do you go regularly to a mosque? Or perhaps you've never been inside one? This joyful book invites everyone – worshippers and newcomers alike – to step inside and meet warm, w…
Salwa dan orangtuanya pergi menjenguk Nenek. Saat tiba di rumah Nenek, waktu sudah memasuki shalat Zhuhur. Salwa, orangtuanya, dan kakek-neneknya hendak shalat berjamaah. Tapi, Nenek, kan, duduk di kursi roda. Bagaimana caranya Nenek shalat, ya?
Beberapa orang meragukan kebesaran Allah Swt. Nabi Isa kemudian mengambil segumpal tanah, membentuknya menjadi seekor burung, dan meniupnya. Apa yang akan terjadi selanjutnya? Ayo, ikuti kisah serunya dan susun keping ceritanya!
Jakarta kerap menjadi pelabuhan bagi mereka yang datang membawa sekoper harapan. Mereka yang siap bertaruh dengan nasibnya sendiri-sendiri. Namun, kota ini selalu mampu melumat habis harapan dan menukarnya dengan keputusasaan. Pemulung, pengamen, pramuria yang menjajakan tubuh agar anaknya bisa makan, pemimpin-pemimpin kecil yang culas, lelaki tua di balik kostum badut ayam, pencuri motor yang …