“Jam tiga dini hari, sweter, dan jalanan yang gelap dan sepi .... Ada peta, petunjuk; dan Jakarta menjadi tempat yang belum pernah kami datangi sebelumnya.” Mawar, hyacinth biru, dan melati. Dibawa balon perak, tiga bunga ini diantar setiap hari ke balkon apartemen Emina. Tanpa pengirim, tanpa pesan; hanya kemungkinan adanya stalker mencurigakan yang tahu alamat tempat tinggalnya. Ket…
Buku ini menyajikan perspektif yang penuh empati tentang jilbab dan pilihan perempuan.
Kim Ji-yeong adalah anak perempuan yang terlahir dalam keluarga yang mengharapkan anak laki-laki, yang menjadi bulan-bulanan para guru pria di sekolah, dan yang disalahkan ayahnya ketika ia diganggu anak laki-laki dalam perjalanan pulang dari sekolah di malam hari. Kim Ji-yeong adalah mahasiswi yang tidak pernah direkomendasikan dosen untuk pekerjaan magang di perusahaan ternama, karyawan te…
Sebelum makan, Pangeran Dani cuci tangan, Selesai bermain, Pangeran Dani cuci tangan lagi. Berbeda dengan Pangeran Dani, Pangeran Keno justru malas cuci tangan. Suatu hari, Pangeran Keno menyesal karena ia jarang mencuci tangan. Ia baru tahu akibatnya. Apa akibat malas mencuci tangan? Yuk, cari tahu bersama.
Sebagai hadiah ulang tahun, ibu akhirnya mengajak Ataya ke toko buku. Banyak buku KKPK yang ingin dibeli oleh Ataya. Ataya sangat senang karena punya buku baru. Ketika Ataya sedang asyik membaca buku, tiba-tiba adiknya Fathiya merangkak dan merebut bukunya. Mereka saling tarik-menarik buku, hingga bukunya sobek. Akankah Ataya marah kepada
Dalam kunjungannya ke Harigaura untuk menghadiri diskusi rencana proyek penggalian sumber daya bawah laut, Profesor Yukawa Manabu menyaksikan panasnya perdebatan di antara warga lokal. Sementara sebagian pihak mendukung rencana itu demi menghidupkan kembali perekonomian, pihak lain mati-matian menentang karena ingin menjaga kelestarian alam. Namun, bukan hanya proyek tersebut yang meresahkan ko…
Sekelompok lansia melakukan petualangan penutup di hari terakhir Istana Boneka beroperasi.
Seorang anak dikirim dari langit, dibawa oleh kokokan, dan dijatuhkan ke kebun bawang merah milik Nanamama. Anak itu kotor sekali, tapi sangat lucu. Kakaputu yang melihatnya langsung sayang dan membawanya pulang. Nanamama memberinya nama Arumbawangi. Sejak itu hidup mereka bertiga penuh kegembiraan, sampai suatu ketika datanglah seorang pengusaha hendak mendirikan hotel di tengah sawah. Saat se…