Sixteen-year-old Aza, is trying to be a good daughter, a good friend and a good student.
Mary Alice remembers childhood summers packed with drama. At fifteen, she faces a whole long year with Grandma Dowdel, well known for shaking up her neighbors—and everyone else. All Mary Alice can know for certain is this: when trying to predict how life with Grandma might turn out . . . better not.
Despite the tumour-shrinking medical miracle that has bought her a few years, Hazel has never been anything but terminal, her final chapter inscribed upon diagnosis.
Just arrived in Paris and looking for adventure, D'Artagnan finds more than he bargains for. Within hours he has offended three of the King's musketeers - and has to duel with all of them! Within days he's in love...and embroiled with spies, politicians, English noblemen, and being seduced by the most beautiful - and deadly - woman in France: Milady de Winter! Filled with intrigue, mystery, pas…
What can we spot in the city today? Shine a light behind the page and see . . . From the cars, buses and bikes that travel around the streets, to the museums, restaurants and theatres busy with people, each page-turn will take you behind the scenes of an exciting day in the city.
Sekarang tahun 2025 dan aku baru saja terbengong-bengong menyimak tayangan aksi demonstrasi di tanah air yang berujung ricuh melalui gawaiku. Sesak mendadak menerkam inti dadaku. Rasanya seperti digulung pusaran angin tornado yang paling dahsyat. Jantungku berdebar seiring bayang-bayang peristiwa kelam di tahun 1998 silam secara beringas mendominasi setiap rongga ingatanku. Sejurus waktu, ta…
Laut yang merenggut ayahnya, kini menjadi panggilannya. Danuka Ananta El-Fatih adalah prajurit marinir muda berprestasi yang menyimpan trauma mendalam. Dua puluh dua tahun lalu, laut merenggut ayahnya—seorang prajurit angkatan udara yang pesawatnya jatuh tanpa jejak. Kini, mimpi-mimpi aneh mulai menghantui Ananta. Suara sang ayah terus memanggilnya dari kedalaman laut yang kelam. Ketika…
"Aku tak percaya bapak-bapak anggota dewan, aku lebih percaya kepada dinding toilet."
Air mata punya kebijaksanaannya sendiri. Ia hadir ketika beban terlalu berat untuk diungkapkan dengan kata-kata. Ia menjadi ruang bagi luka untuk bernapas. Dan air mata adalah bahasa tubuh yang paling jujur. Sejak tragedi keji merenggut rahimnya, Tara kehilangan bukan hanya mimpinya, tapi juga air matanya. Dia mencoba segala cara untuk bertahan, tapi tak ada harapan yang tersisa setelah impi…