Kartini (diam-diam) sudah melakukan pemberontakan atas nilai-nilai kebudayaan Jawa yang feodalistik. Tentu saja ini simpulan yang mengagetkan. Bukan apa-apa, masalahnya pemahaman kita terhadap Kartini memang amat terbatas, jika tidak disebut dangkal, atau bahkan reduksionistik: Kartini adalah pelopor emansipasi perempuan. Titik. Simak pula ritus yang diadakan tiap 21 April sebagai selebrasi kel…
Roman Anak Semua Bangsa adalah periode observasi atau turun ke bawah mencari serangkaian spirit lapangan dan kehidupan arus bawah Pribumi yang tak berdaya melawan kekuatan raksasa Eropa. Di titik ini Minke diperhadapkan antara kekaguman yang melimpah-limpah pada peradaban Eropa dan kenyataan di selingkungan bangsanya yang kerdil. Sepotong perjalanannya ke Tulangan Sidoarjo dan pertemuannya deng…
Ensiklopedi Seni Budaya Jawa Timur ini merupakan pemaparan hasil studi pustaka tentang seni budaya yang tersebar di wilayah Povinsi Jawa Timur. Buku ini dengan sengaja disajikan dalam bentuk ilimiah populer, dalam arti acuan pustaka atau hasil wawancara tidak ditulis secara eksplisit.
agi tengah-tengahé maem, Kanti ketiban kepel. Aku lan kanca-kanca ngguyu cekakan. Lha, dumadakan Kanti bajur mlayu bali. Nalika ing sekolah, Kanti ngéndhani aku. Dhuh! Apa Kanti nesu, ya, amarga dakgeguyu? Di tengah-tengah makan, Kanti kejatuhan buah kepel. Aku dan teman-teman terbahak. Tiba-tiba, Kanti berlari pulang. Saat di sekolah, Kanti menghindariku. Apakah Kanti marah karena kutertawa…
Nasanga Kanne Mina, mua dilattigii kanuku gareme tarono, malai mi tandu tedong. Naiya tomo tia Icci, na lattigii toi kanuku gareme tarono na. Apa mo napogau Icci anna sola na diwattu indang na na butungan siruppa tedong. Kata Nenek Mina kalau melattigi jari tengah akan diseruduk kerbau. Wah, padahal jari tengah Icci dilattigi. Apa yang akan mereka lakukan ketika tanpa sengaja berpapasan dengan…
Laras lagi pindhah. Nalika dolan karo kanca-kancane, Laras durung wani aruh-aruh amarga isin. Nanging saben pethukan wong neng dalan, bocah-bocah mesthi aruh-aruh. Ndherek langkung! Dhuh! Laras bisa apa ora, ya? Laras baru saja pindah. Ketika bermain bersama teman-temannya, Laras belum berani memberi salam orang-orang karena pemalu. Namun, setiap kali berpapasan di jalan, teman-temannya pasti …
*Sari mbebéda Ibu. Dhèwèke nglebokaké kacang ing irungé, nanging kacangé ora bisa metu. Banjur Sari kudu kepiyé, ya? * Sari berniat menjahili Ibu. Dia memasukkan sebutir kacang ke dalam hidung, tapi kacangnya tidak bisa keluar. Kalau sudah begini, Sari harus bagaimana, ya?