Text
The alley of fantasy bookshops (Antologi)
Dulu, gang ini ramai oleh pencinta buku. Kini, yang tersisa hanya satu toko—Toko Buku Kuburan.
“Tunggu… buku-buku ini bisa bicara?”
“Tentu. Ini kuburan bagi mereka yang tak pernah dibaca.”
“Kenapa cerewet sekali?”
“Karena mereka punya banyak unek-unek.
Sejak lahir sebagai buku, mereka belum pernah dibaca sampai selesai. Bagaimana unek-uneknya tidak banyak? Buku tanpa pembaca itu sama dengan pengoceh yang dibungkam.”
No other version available