Text
Ibu kata Nusantara
Ibu Kata Nusantara
(Antologi Puisi)
Apa yang terlintas ketika mendengar kata Nusantara? Apakah sepintas kita ingin gema seperti saat Misa di Gereja? Atau kita ingin serupa wangi dupa dari Biara dan Pura? Mungkin juga menjelma ibarat Adzan yang menyentuh sampai jauh? Nyatanya, Nusantara adalah cita-cita dan cinta yang lahir, tumbuh, dan berjuang di tengah doa, luka, dan prahara.
Apa yang muncul ketika membaca kata Nusantara? Apakah kita melahirkan pengharapan, munajat, dan persembahan? Mungkinkah laut dan langitnya tak pernah ingkar janji? Nyatanya, Nusantara adalah pertunjukkan teater yang berisi bait-bait puisi dan dialog-dialog jiwa.
Apa yang terbayang ketika melihat kata Nusantara? Apakah kita pantas untuk memetik hasil kebun dari para petaninya? Atau kita layak untuk meminta hasil laut dari para nelayannya? Nyatanya, Nusantara telah lahir berulang kali dan menjadi tempat terbaik untuk pulang.
No other version available