Text
Sepucuk surat dari hindia belanda
Di Hindia Belanda, seorang perempuan peranakan menulis surat kepada lelaki Indo. Surat itu berisi penentangannya soal diskriminasi ras dan peredaran opium di era 1930-an. Di sebuah kedai bandar, perkelahian antarpendatang tidak terbendung. Kedai itu pun menjadi saksi ketika para kasim Tiongkok datang menyebarkan agama Islam.
Di sebuah kampung, penduduknya doyan mengadu sapi. Lambat laun, untuk mencari sapi aduan terbaik, mereka mengawinkan para sapi, bahkan dengan penunggangnya, hingga tak tersisa seorang pun manusia di sana.
Sepucuk Surat dari Hindia Belanda adalah bunga rampai cerita pendek pemenang Piala H.B. Jassin 2024. Dua puluh cerita di dalam kumcer ini (enam karya pemenang dan empat belas karya pilihan) berupaya menantang imajinasi yang mempertanyakan realita.
No other version available