Novel bergenre remaja itu berkisah tentang seorang Asdar, sang tokoh utama dalam pencarian makna hidup. Kisah yang berlatar tempat di Desa Talumae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) itu banyak menonjolkan nilai patriotisme dan kecintaan terhadap tanah air. Namun tidak meninggalkan sentuhan remaja yang penuh romantisme cinta dan air mata.
Jangan pernah membenci Mamak kau, jangan sekali-kali. Karena jika kau tahu sedikit saja apa yang telah ia lakukan demi kau, Amelia, Burlian dan Ayuk Eli, maka yang kau tahu itu sejatinya bahkan belum sepersepuluh dari pengorbanan, rasa cinta serta rasa sayangnya kepada kalian..." Meski dibesarkan dalam kesederhanaan, keterbatasan, berbaur dengan kepolosan dan kenakalan. Mamak selalu menanamk…
Setelah “musuh besar” kami lolos, dunia paralel dalam situasi genting. Hanya soal waktu, pertempuran besar akan terjadi. Bagaimana jika ribuan petarung yang bisa menghilang, mengeluarkan petir, termasuk teknologi maju lainnya muncul di permukaan Bumi? Tidak ada yang bisa membayangkan kekacauan yang akan terjadi. Situasi menjadi lebih rumit lagi saat Ali, pada detik terakhir, melompat ke por…