Would you want to know what your colleagues say behind your back? Jolene certainly doesn’t. She’s riddled with anxiety, depressed, and hates her coworkers. The less she knows about them, the better. So when a catastrophic IT f*ck up grants her access to all of their emails and private messages, she’s initially horrified. The last thing she wants is to be privy to their sad discussi…
Every life has pivotal moments, choices that send you down one path or another. What if you had a chance to change the decision you've made?
Saat itu tahun 1751. Wulan, usia sembilan tahun, mendapati dirinya di belahan dunia lain, jauh dari desanya di Jawa. Ia terpisah dari kakek-nenek yang disayanginya, para kerabatnya yang suka bercengkrama, serta suara dan wewangian dari kampung halaman yang ia cintai.
ONE LAST GAME. Against all odds, Avery has survived nearly a year of secrets, schemes, and love lost and found at Hawthorne House. She's weeks away from fulfilling the terms of Tobias Hawthorne's will and inheriting his billions. ONE MORE PLAYER. Avery thinks she knows all the family secrets, but when a familiar face arrives with shocking news and a plea for help, it's clear there is one l…
Ryo merasa wajar dirinya petantang-petenteng. Wajahnya ganteng, mobilnya mahal, digilai banyak cewek cantik, dan punya privilese karena keluarganya terpandang. Dia terbiasa serba ada. Mau apa aja bisa.
Jika kamu melihat seorang nenek di halte berwarna merah, mampirlah. Halte itu akan mempertemukanmu dengan orang terkasih yang sudah tiada. Julian, seorang jurnalis muda, menerima surat-surat tentang si nenek dan halte misterius itu saat hendak mengisi rubrik Kisah Pembaca. Karena penasaran, Julian mulai menyelidiki keberadaan halte tersebut—Halte Alam Baka, begitu dia menamainya. Liputa…
Ini kisah tentang rumah, tempat yang mengizinkanmu gagal berkali-kali. Di sini kau boleh lelah, kau boleh mengeluh. Di sini pula kau boleh salah, kau boleh marah. Bila perjalananmu sudah terlalu jauh dan melelahkan, pulanglah. Ambil selimut, menangislah. Ambil segelas teh hangat, teguklah. Bila kau sudah cukup kuat, kau boleh berkelana lagi. Dan rumahmu akan selalu setia menunggumu kembali. …