Wis pirang-pirang dina udan ora lèrèn. Arum ora bisa dolan. Weruh kangmasé nyangking lodhong, Arum banjur nututi. Jebul kangmasé arep luru gangsir ing tilas setasiyun. Arum péngin mèlu. Sudah berhari-hari hujan tidak berhenti. Arum jadi tidak bisa pergi bermain. Melihat kakaknya membawa stoples, Arum pun mengikuti. Ternyata, kakaknya akan mencari gangsir di bekas stasiun. Arum ingin ikut.
Cepuk, burung hantu kecil, pergi ke sekolah terbang untuk pertama kalinya. Dia gugup kerana belum pernah mencoba terbang. Dia menjadi lebih takut ketika teman-teman sekolahnya mencoba untuk melompat dan jatuh satu per satu. Akhirnya, tibalah giliran Cepuk dan dia harus mencoba untuk terbang. Akankah Cepuk berhasil terbang ataukah dia akan terjatuh seperti teman-temannya?
Going on a Plane: Miniature Edition Introduces young children to unfamiliar situations in a friendly way. This book features illustrations, providing lots to look at and talk about. It provides a starting point for young children and adults to discuss first experiences.
Ketika mendengar kata trauma, apa yang ada dalam benak kita? Suatu kejadian yang tidak akan hilang sehingga harus diterima dengan rasa sakit? Suatu keadaan yang membuat orang terpenjara seumur hidup? Sebenarnya, ini penggambaran yang tidak tepat dari trauma. Trauma tersimpan dalam memori, dan memori ini yang menjadi kacamata dalam memersepsi realitas. Trauma bukan sebatas kejadiannya, melainkan…
Buku ini menyajikan perspektif yang penuh empati tentang jilbab dan pilihan perempuan.